Logo Header Antaranews Kepri

Karimun Kebagian Rp147 Miliar dari APBD Kepri

Selasa, 9 April 2013 16:22 WIB
Image Print

Karimun (Antara Kepri) - Kabupaten Karimun kebagian anggaran sekitar Rp147 miliar untuk pembangunan fisik dan nonfisik dari APBD Provinsi Kepulauan Riau 2013, kata Gubernur Muhammad Sani.

"Tahun ini anggaran untuk Karimun yang didistribusikan dari APBD provinsi sekitar Rp147 miliar yang dikucurkan melalui sejumlah kegiatan fisik dan nonfisik di beberapa satuan kerja perangkat daerah," katanya di Tanjung Balai Karimun.

Muhammad Sani menjelaskan, porsi anggaran terbesar berada pada Dinas Pekerjaan Umum yang mencapai Rp43 miliar, Dinas Pendidikan sekitar Rp9,7 miliar, Dinas Kesehatan Rp9,8 miliar dan sarana perhubungan di Dinas Perhubungan Rp7,3 miliar

Kemudian, Dinas Kelautan dan Perikanan dengan porsi sekitar Rp7,8 miliar dan anggaran pengentasan kemiskinan termasuk rehab rumah tidak layak huni sekitar Rp24,9 miliar.

Sedangkan untuk nonfisik, kata Gubernur, meliputi anggaran yang dialokasikan melalui Dinas Sosial sebesar Rp483 juta, Dinas Pertanian Kehutanan dan Perkebunan sekitar Rp1,4 miliar, insentif guru sekitar Rp11,5 miliar dan bantuan sosial/bantuan kelurahan/desa sekitar Rp1,75 miliar.

"Terakhir, dana bagi hasil pajak daerah yang tahun ini Karimun mendapat bagian sekitar Rp28,4 miliar," katanya.

Menurut dia, anggaran sebesar Rp147 miliar itu tidak termasuk kucuran dari APBN untuk pembangunan tanggul dari Tanjungbatu Kecamatan Kundur menuju Tanjung Berlian Kundur Utara yang memiliki panjang lebih dari 20 kilometer.

"Anggaran yang dialokasikan pusat untuk pembangunan tanggul pencegah banjir itu sekitar Rp20 miliar," tuturnya.

Sani menambahkan, pengalokasian anggaran dari APBD ke kabupaten/kota mengacu pada skala prioritas, yaitu pembangunan sarana infrastruktur, seperti jalan, listrik dan air, pendidikan dan kesehatan, jembatan, konektivitas antarpulau, pengembangan perikanan, kelautan, pertanian dan pengentasan kemiskinan termasuk rehab rumah tidak layak huni.

"Skala prioritas pembangunan tentu sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan daerah. Kedatangan kami ke sini juga untuk mencari masukan dari camat, lurah, kades dan tokoh masyarakat untuk dibawa dalam Musrenbang provinsi yang akan kita adakan dalam waktu dekat ini," katanya.

Pada kesempatan sama, Bupat Karimun Nurdin Basirun mengatakan alokasi anggaran dari APBD provinsi itu diharapkan dapat mempercepat pembangunan di Karimun.

"Sebuah pembangunan tentu memiliki dampak, salah satunya pengentasan kemiskinan dan mengejar ketertinggalan," katanya. (Antara)

Editor: Kaswir



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026