Logo Header Antaranews Kepri

Gubernur Ansar: MPP perkuat daya saing daerah kepulauan

Sabtu, 30 Mei 2026 09:37 WIB
Image Print
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menghadiri peluncuran mall pelayanan publik (MPP) di Coastal Area, Tanjung Balai Karimun, Jumat (29/5/2026). ANTARA/HO-Diskominfo Kepri

Tanjungpinang (ANTARA) - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad menyebutkan kehadiran mall pelayanan publik (MPP) di Kabupaten Karimun dapat memperkuat daya saing daerah kepulauan tersebut.

"MPP menjadi tonggak penting dalam upaya mempercepat transformasi pelayanan publik yang terintegrasi, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat," kata Ansar saat menghadiri peluncuran MPP di Coastal Area Tanjung Balai Karimun, Tanjungpinang, Jumat.

Ansar dalam sambutannya menyampaikan perkembangan dunia saat ini menuntut pemerintah untuk bergerak lebih cepat dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Baca juga: Telkom catat pendapatan Rp37,2 triliun pada kuartal I 2026

Apalagi di era disrupsi digital, kata dia, paradigma pembangunan dan tata kelola pemerintahan jauh lebih kompetitif, yaitu yang cepat akan mengungguli yang lambat.

Menurut dia, dalam tata kelola pemerintahan modern, kecepatan, ketepatan, dan efisiensi menjadi kunci utama.

"Kita tidak boleh terjebak dalam pola pikir birokrasi lama yang lamban, karena menunda pelayanan berarti membiarkan daerah kita tertinggal dari akselerasi investasi dan pembangunan regional," ujar Ansar.

Ansar juga menjelaskan tantangan pelayanan publik di Kepri memiliki tingkat kompleksitas yang lebih tinggi dibandingkan daerah lain.

Kondisi geografis Kepri yang didominasi wilayah laut, terdiri dari ribuan pulau, serta berbatasan langsung dengan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia, menuntut hadirnya pelayanan publik yang cepat dan berstandar internasional.

Baca juga: Cuaca Kepri hari ini, BMKG: berawan dan hujan ringan

"Masyarakat membutuhkan pelayanan yang mudah diakses, cepat, dan berkualitas. Karena itu, pemerintah berkomitmen memangkas jarak dan waktu birokrasi melalui berbagai inovasi pelayanan publik, salah satunya melalui MPP," kata Ansar.

Lanjut Ansar memaparkan hingga saat ini telah terdapat empat mall pelayanan publik di Kepri, yakni di Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, dan kini Kabupaten Karimun.

Ia berharap kehadiran MPP menjadi solusi atas berbagai kendala pelayanan yang selama ini dirasakan masyarakat. Jika sebelumnya masyarakat harus mendatangi berbagai kantor pelayanan yang lokasinya berjauhan untuk mengurus administrasi dan perizinan, kini seluruh layanan dapat diakses dalam satu lokasi yang terintegrasi.

"Masyarakat tidak perlu lagi menghadapi birokrasi yang terfragmentasi. Semua layanan penting dapat diakses dalam satu tempat dengan proses yang lebih mudah, cepat, dan efisien," katanya menjelaskan.

Baca juga: Kemenpar tingkatkan kunjungan wisatawan Malaysia ke Kepri melalui Famtrip

Adapun MPP Kabupaten Karimun memanfaatkan gedung eks Karimun Exhibition and Convention Centre yang dialihfungsikan menjadi pusat pelayanan publik dan sejak Februari 2026 dikelola oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Karimun.

Di dalam MPP tersebut, telah bergabung sebanyak 31 tenant yang terdiri dari berbagai organisasi perangkat daerah Kabupaten Karimun, instansi vertikal, serta sektor perbankan yang siap memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Keberadaan 31 tenant dalam satu gedung ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah, instansi vertikal, dan sektor perbankan mampu menyatukan visi untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat," kata Ansar.

Pemprov Kepri turut mengapresiasi Pemkab Karimun dan seluruh pihak yang telah bekerja keras, sehingga MPP dapat segera beroperasi dan melayani masyarakat.

Baca juga:
Pemko Batam dukung perlindungan PMI lewat pusat latihan kerja

BKKBN Kepri lampaui target layanan KB HUT IBI



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026