Logo Header Antaranews Kepri

PDIP Kepri Bantah Pungut Biaya Untuk Caleg

Rabu, 10 April 2013 23:19 WIB
Image Print

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kepulauan Riau membantah kabar yang menyebutkan sejumlah kader dipungut biaya atau membayarkan sejumlah uang untuk menjadi calon anggota legislatif pada Pemilu 2014 mendatang.

"Itu tidak benar, tolong laporkan kepada saya segera siapa yang meminta dan siapa yang membayar untuk pencalonan itu," kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Soerya Respationo di Tanjungpinang, Rabu.

Soerya mengatakan yang mengeluarkan biaya untuk pencalonan tersebut adalah partai, seperti untuk pembuatan spanduk, baliho, dan alat peraga kampanye lainnya untuk para caleg tersebut.

"Jadi, kami yang membantu untuk pembiayaan caleg, bukan caleg yang kami mintai biaya," tegas Soerya yang juga Wakil Gubernur Kepri itu.

Menurut Soerya, para calon anggota legislatif dari PDI Perjuangan dari tingkat kabupaten/kota hingga DPR RI telah mengikuti psikotes dan uji kelayakan yang diharapkan mampu menjadi wakil rakyat yang benar-benar memperjuangkan kepentingan rakyat.

Selain itu, Soerya juga membantah PDI Perjuangan kekurangan kader perempuan untuk memenuhi kuota 30 persen perempuan yang akan dicalonkan sebagai wakil rakyat di tujuh kabupaten/kota hingga tingkat Provinsi Kepri.

"Itu juga tidak benar, kuota 30 persen caleg perempuan dari PDIP sudah terpenuhi," kata Soerya.

PDI Perjuangan yang pada Pemilu 2009 berada di bawah Golkar dan Demokrat dalam perolehan suara menargetkan menjadi pemenang Pemilu 2014 di Kepri

"Targetnya menang, bukan berapa persen suara yang diperoleh," ujar Soerya.(Antara)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026