Logo Header Antaranews Kepri

640 Ribu Ton Ikan Kepri Belum Tergarap

Selasa, 16 April 2013 21:22 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Sekitar 640 ribu ton potensi ikan tangkap di Provinsi Kepulauan Riau tiap tahunnya belum tergarap.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau Raja Arizal di Batam, Selasa mengatakan, potensi ikan tangkap di Kepri mencapai satu juta ton per tahun, sedangkan yang dimanfaatkan sekitar 360 ribu ton per tahun.

"Hasil ikan tangkap 360 ribu ton, padahal potensi Kepri sejuta ton lebih," kata Kepala Dinas.

Menurut dia, kecilnya pemanfaatan potensi ikan tangkap di Kepri karena masih sedikit pengusaha besar yang menaruhkan investasi.

Umumnya, ikan tangkap di Kepri hanya dimanfaatkan nelayan dengan kapal maksimal 30 GT.

"Belum ada kapal besar, 200 GT saja belum ada. Kapal besar biasanya itu pengusaha besar," kata dia.

Ia mengatakan saat ini terdapat 200 kapal berukuran 30 GT yang berlayar mencari ikan di Kepri.

Sedangkan kapal 100 GT terdapat sekitar 20 hingga 30 unit yang dimiliki pengusaha.

Untuk merangsang industri perikanan, Pemprov Kepri merancang industri pengolahan ikan modern.

"Harapannya tidak sekadar ikan tangkap, tapi pabrikasi," kata dia.

Sementara itu, untuk mendorong ekonomi nelayan dan pemanfaatan kekayaan laut, Pemprov Kepri bekerja sama dengan pemerintah pusat memberikan bantuan 10 unit kapal berukuran 30 GT kepada nelayan.

Bantuan diberikan kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan di seluruh kabupaten kota di Kepri.

"Nanti KUB yang dapat terserah kabupaten kota," kata dia. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026