Di Batam, Wamepar pantau destinasi wisata

id wamenpar ni luh, kemenpar ri, kota batam, kepri, destinasi wisata batam, disbudpar kota batam

Di Batam, Wamepar pantau destinasi wisata

Wamenpar Ni Luh Puspa berfoto bersama wisatawan asal Malaysia yang perdana tiba di Indonesia pada awal tahun 2026 di Pelabuhan Gold Coast Bengkong, Kota Batam, Kepulauan Riau, Kamis (1/1/2026). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Batam (ANTARA) - Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa memantau sejumlah destinasi wisata di Kota Batam, Kepulauan Riau dalam rangka kunjungan kerja di hari pertama tahun 2026.

Wamenpar mengawali kunjungan kerjanya ke Desa Wisata Bakau Pandang Tak Jemu, Kecamata Nongsa, lalu menyambut kedatangan wisatawan mancanegara pertama yang tiba di Pelabuhan Gold Coast Bengkong, Kota Batam, dilanjutkan ke pusat perbelanjaan Kepri Square Mall yang baru di resmikan Desember 2025 dan Mega Wisata Ocarina-Theme Park.

“Saya hadir di Gold Coast di Batam melihat wisatawan pertama yang datang ke Indonesia khususnya Batam di tahun 2026. Selain melihat kunjungan wisata, tentu kami akan memantau sejumlah destinasi,” kata Ni Luh di Batam, Kamis.

Dia menjelaskan kunjungannya ke Desa Wisata Bakau Pandang Tak Jemu untuk melihat langsung bagaimana desa wisata itu dikembangkan sebagai wisata edukasi bagi masyarakat, terutama pelajar.

Desa Wisata Bakau Pandang Tak Jemu, kata dia, rutin didatangi siswa dari sejumlah sekolah mengenal tentang ekosistem bakau yang ada di Batam.

“Jadi biasanya wisatawan, khususnya anak sekolah ,untuk edukasi tentang bakau, alam, lingkungan dan sebagainya,” ujarnya.

Dalam kunjungan itu Wamenpar berdialog dengan pengelola Desa Wisata Bakau Pandang Tak Jemu, menanyakan perkembangan destinasi wisata tersebut.

“Jadi saya ke sana bertemu teman-teman pengelola, mereka itu kunjungannya sebulan itu angkanya ribuan. Kami sampaikan, Kemenpar selalu mendukung agar wisata edukasi dan pelestarian lingkungan terus terjadi di Kota Batam ini,” kata Ni Luh.

Ni Luh juga mengapresiasi Pemerintah Kota Batam yang berhasil mencapai target kunjungan wisatawan tahun 2025 sebanyak 1,5 juta wisatawan.

Tahun 2026, Kemenpar ditargetkan mendatangkan 16 juta hingga 17 juta wisatawan mancanegara dan 1,1 miliar pergerakan wisatawan nusantara. Kepri, khususnya Batam ditargetkan 1,7 juta wisatawan.

“Melihat jumlah kunjungan yang disampaikan Kadispar Kota Batam, kami sangat optimis capai target 1,7 juta kunjungan,” ujarnya.

Melalui kunjungan kerja perdana di tahun 2026 ini, Ni Luh berharap kegiatan itu menjadi penyemangat bagi pelaku pariwisata di Kota Batam untuk optimistis bahwa tahun ini terus bertumbuh secara positif.

“Kepri adalah pintu masuk utama Indonesia dari tiga pintu masuk lainnya, yakni Bali, Jakarta dan Kepri,” ujarnya.

Ketiganya, lanjut Ni Luh, terus bersinergi untuk bisa mencapai pariwisata Indonesia yang semakin kuat, semakin berdaya saing, berkelanjutan dan berkualitas.

“Mudah-mudahan semangat di awal tahun ini terus terjaga sampai akhir 2026 ini untuk mencapai target jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara,” kata Ni Luh.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Wamenpar pantau sejumlah destinasi wisata di Kota Batam

Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE