9 ASN penyuluh pertanian Pemkab Natuna dialihkan ke Kementan

id ASN,Penyuluh pertanian,Natuna,Kepri,Swasembada

9 ASN penyuluh pertanian Pemkab Natuna dialihkan ke Kementan

Kegiatan panen padi di Natuna, Kepri pada Januari 2026. ANTARA/Muhamad Nurman

Natuna, Kepri (ANTARA) - Sebanyak sembilan aparatur sipil negara (ASN) penyuluh pertanian Pemerintah Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, dialihkan status kepegawaian menjadi ASN pemerintah pusat di bawah Kementerian Pertanian sebagai upaya mempercepat swasembada pangan di wilayah perbatasan tersebut.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Natuna Wan Syazali di Natuna, Kepri, Kamis, mengatakan pengalihan status tersebut terhitung sejak Januari 2026 dan menyasar para penyuluh pertanian yang selama ini bertugas mendampingi petani di Natuna.

Pengalihan itu didasari Instruksi Presiden RI nomor 3 Tahun 2025 tentang Pendayagunaan Penyuluh Pertanian dalam rangka Swasembada Pangan.

Kendati telah beralih menjadi ASN kementerian, para penyuluh tersebut tetap menjalankan tugas dan fungsi sebagai penyuluh pertanian di Kabupaten Natuna.

Kebijakan tersebut dinilai sebagai langkah strategis pemerintah pusat untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan, khususnya di daerah perbatasan yang memiliki peran penting secara geografis dan geopolitik.

"Meski status kepegawaian berubah menjadi ASN Kementerian Pertanian, mereka tetap bertugas di Natuna dan melayani petani setempat seperti sebelumnya," ucap dia.

Ia menjelaskan pengalihan tersebut tidak mengganggu operasional penyuluhan pertanian di daerah.

Seluruh aset yang sebelumnya digunakan para penyuluh saat masih berstatus ASN Pemkab Natuna, seperti kendaraan operasional, gedung, serta sarana dan prasarana pendukung lainnya, tetap dapat digunakan dengan mekanisme pinjam pakai.

Menurutnya, pengaturan aset ini bertujuan menjaga kesinambungan layanan penyuluhan pertanian serta memastikan program-program peningkatan produksi pangan tetap berjalan optimal.

Pemerintah Kabupaten Natuna menyambut baik kebijakan tersebut dan berharap sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dapat semakin kuat dalam mendukung swasembada pangan nasional, terutama di wilayah perbatasan negara.

"Dengan dukungan sumber daya manusia dan kelembagaan yang lebih terintegrasi, pemerintah optimistis produktivitas sektor pertanian di Natuna dapat terus meningkat dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani setempat," ujar dia.

Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE