Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan terus melanjutkan tren penguatan pada 2026 usai menembus rekor tertinggi 9.000,54 pada perdagangan Kamis (8/1) pukul 10.05 WIB.
“Sepertinya akan berkelanjutan terus kenaikannya di tahun 2026 ini. Kalau Anda lihat sempat menembus 9.000,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Januari 2026 di Jakarta, Kamis.
Menurut Purbaya, rekor tersebut menandakan sentimen investor terhadap perekonomian Indonesia sudah pulih.
Perbaikan ini, kata dia, tak terlepas dari dampak program pembangunan yang telah dijalankan pemerintah selama ini.
Baca juga: Harga emas Antam hari ini turun
“Mereka melihat kita bekerja dengan serius, dan dampaknya kepada perekonomian sudah mulai kelihatan,” jelas Menkeu.
IHSG pada Kamis bergerak menguat di tengah pelemahan mayoritas bursa saham kawasan Asia dan global.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman dalam kajiannya di Jakarta, Kamis, menyebut IHSG masih berpotensi melanjutkan kenaikan hari ini.
Dari mancanegara, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebutkan bahwa otoritas sementara di Venezuela akan menyerahkan hingga 50 juta barel minyak ke AS, yang memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi kelebihan pasokan minyak global.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: IHSG tembus 9.000, Purbaya yakin tren penguatan berlanjut di 2026

Komentar