Logo Header Antaranews Kepri

ANTARA siap jadi amplifikator Piala Dunia

Rabu, 28 Januari 2026 14:06 WIB
Image Print
Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar (kiri) bersama Direktur Pemberitaan Virgandhi Prayudantoro (kanan) menyampaikan paparan saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/1/2026). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/am.

Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama Perum Lembaga Kantor Berita Nasional ANTARA Benny Siga Butarbutar menyampaikan bahwa ANTARA siap untuk menjadi amplifikator siaran Piala Dunia 2026 yang akan ditayangkan TVRI, saat rapat bersama Komisi VII DPR RI, Rabu.

Menurut Benny, ANTARA punya kepentingan sebagai amplifikator agar kompetisi sepak bola dunia setiap empat tahunan itu bisa benar-benar dinikmati oleh masyarakat.

Selain itu, dia pun ingin ANTARA memberikan makna yang lebih dalam tentang sejarah keikutsertaan Indonesia dalam Piala Dunia.

"ANTARA sangat mendukung apa yang disampaikan oleh rekan sejawat kami, TVRI, dan juga kami bersama-sama RRI mendukung sepenuhnya TVRI untuk menjadikan Piala Dunia sebagai ajang yang benar-benar menjadi kekuatan kami selaku media pemerintah," kata Benny di kompleks parlemen, Jakarta.

Dia mengatakan pesan-pesan bermakna itu akan diamplifikasi dalam aktivitas nonton bareng (nobar). Dengan begitu, ANTARA juga akan memperluas informasi tentang Piala Dunia yang disiarkan TVRI.

"Kami juga akan melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya memperluas informasi mengenai Piala Dunia dan juga di daerah-daerah yang saat ini masih terkena bencana," katanya.

Di samping itu, Benny menyampaikan bahwa ANTARA akan meliput langsung Piala Dunia 2026 ke Amerika, Kanada, dan Meksiko. Nantinya, ANTARA akan menyiapkan laman khusus untuk pemberitaan aktif seputar Piala Dunia.

"Kemudian juga akan melakukan roadshow podcast redaksi olahraga dan melakukan aktivasi Piala Dunia 2026 melalui media sosial dan juga siaran langsung, serta diseminasi pesan-pesan positif negara terkait Piala Dunia dan juga pembangunan pesan-pesan pembangunan lainnya," katanya.

Sementara itu, Benny Siga Butarbutar menyatakan akan menjadikan ANTARA sebagai ekosistem informasi negara, saat memaparkan rencana kerja 2026 kepada Komisi VII DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu.

Dengan begitu, Benny menargetkan bahwa ANTARA tidak lagi sekadar menjadi acuan rujukan berita saja. ANTARA, kata dia, ingin lebih aktif untuk berperan dalam membangun era informasi saat ini.

"Jadi, ANTARA ingin menjadi aktor menghidupkan kembali peran-peran yang sebelumnya telah dipegang sebagai Ketua Kantor Berita ASEAN, Ketua Kantor Berita Asia Pasifik," kata Benny.

Untuk itu, dia pun menyampaikan bahwa ANTARA berkeinginan untuk mendapatkan hak eksklusif dari pemerintah untuk mengelola data visual kementerian dan lembaga, sehingga data-data visual yang luar biasa banyak itu bisa dikelola.

"Jadi, sejarah punya, negara punya catatan apa saja yang bisa dilakukan dan selama ini kan masih tercecer. Jadi, kita bisa minta itu bisa dikelola oleh ANTARA," katanya.

Selain itu, menurut Benny, ANTARA juga akan membangun forum diplomasi nasional di Indonesia, serta mampu menjadi kantor berita acuan cek dan fakta bagi informasi yang salah.

Dia mengatakan ANTARA juga akan mengembangkan sistem yang terkoneksi sebagai bagian dari ekosistem informasi negara.

Selain mengembangkan teknologi, sumber saya manusia, dan kanal komunikasi, ANTARA juga akan mendukung visi dan misi pemerintah dan menyampaikan program-program unggulan pemerintah.

Dalam hal ini, dia berkomitmen akan berkolaborasi dengan TVRI dan RRI dalam menyampaikan isu-isu yang sentral bagi kepentingan negara.

"Sebagai kantor berita, kita membutuhkan juga kekuatan dan dukungan yang banyak agar eksistensinya benar-benar bisa dibanggakan oleh masyarakat dan juga bangsa kita," katanya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: ANTARA siap jadi amplifikator Piala Dunia saat rapat di DPR



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026