Logo Header Antaranews Kepri

Waspada banjir rob, BPBD Kota Tanjungpinang siagakan personel

Rabu, 4 Februari 2026 13:29 WIB
Image Print
Banjir rob melanda kawasan pesisir Senggarang, Kota Tanjungpinang, Kepri pada awal tahun 2026. ANTARA/Ogen

Tanjungpinang (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), telah menyiagakan personel guna mengantisipasi dampak fenomena banjir rob dalam beberapa hari ke depan.

Kepala Pelaksana BPBD Tanjungpinang Muhammad Yamin menyampaikan pihaknya juga melakukan pemantauan intensif di wilayah rawan banjir pesisir.

Berdasarkan prakiraan BMKG, kata dia, banjir rob melanda sejumlah kawasan pesisir Tanjungpinang selama periode 3-7 Februari 2026.

"Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD sudah siap memberikan bantuan dan melakukan evakuasi apabila dibutuhkan masyarakat,” kata Yamin di Tanjungpinang, Rabu.

Menurutnya, untuk wilayah Tanjungpinang, daerah yang berpotensi terdampak meliputi kawasan pesisir Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang Barat, Bukit Bestari, dan sekitarnya.

BPBD turut mengimbau masyarakat selalu waspada, seperti mematikan aliran listrik saat terjadi genangan untuk mengantisipasi korsleting dan mewaspadai kemunculan binatang berbisa.

Selain itu masyarakat diimbau mengamankan barang-barang berharga dan membatasi aktivitas di kawasan pesisir saat air laut mencapai pasang maksimum.

Baca juga: Bulog: Cadangan Beras di Natuna 928 Ton, Cukup hingga Juni 2026

Potensi banjir pesisir juga berdampak pada aktivitas masyarakat di kawasan pelabuhan, permukiman pesisir, serta kegiatan ekonomi seperti perikanan dan usaha tambak.

"BPBD Tanjungpinang membuka layanan kedaruratan yang dapat dihubungi masyarakat melalui nomor telepon (0771) 20949," ungkap Yamin.

Yamin mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan secara bersama-sama. Koordinasi lintas perangkat daerah terus dilakukan guna memastikan keselamatan masyarakat tetap terjaga.

BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam mengeluarkan peringatan dini potensi banjir pesisir (rob) yang diperkirakan terjadi pada 3 hingga 7 Februari 2026 di sejumlah wilayah pesisir Kepri, termasuk Tanjungpinang.

Peringatan dini ini disampaikan seiring adanya fenomena fase Perigee dan bulan purnama yang berpotensi meningkatkan ketinggian muka air laut maksimum.




Baca juga: Batam promosikan kawasan maritim di ajang Euromaritime 2026 di Prancis



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026