Logo Header Antaranews Kepri

Bupati Karimun harap warga jaga kerukunan antar umat saat Imlek dan Ramadhan

Jumat, 13 Februari 2026 12:37 WIB
Image Print
Ornamen lampion dipajang di atas area pusat kuliner di Mitra 1 Kota Batam, Kepri, Kamis (12/2/2026). ANTARA/Laily Rahmawaty

Batam (ANTARA) - Bupati Karimun Iskandarsyah mengharapkan masyarakat menjaga soliditas dan kerukunan antar-umat beragama di daerah setempat saat perayaan Tahun Baru Imlek 2577/2026 pada 17 Februari mendatang yang waktunya berdekatan dengan awal Ramadhan 1447 Hijriah.

“Tradisi perayaan Imlek di Karimun cenderung menggabungkan ritual budaya Tionghoa dengan keterbukaan bagi warga luas,” katanya dikonfirmasi di Batam, Kamis.

Tema perayaan Imlek tahun ini, "Harmoni Imlek Nusantara", sedangkan jumlah masyarakat keturunan Tionghoa di daerah setempat 14,88 persen dari total warga Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Pemkab Karimun menyiapkan secara matang perayaan Imlek dengan melibatkan banyak pihak, seperti masyarakat keturunan Tionghoa di daerah setempat, organisasi kemasyarakatan dan wihara di daerah tersebut.

“Perayaan Tahun Baru Imlek 2577/2026 di Kabupaten Karimun dipersiapkan secara matang oleh komunitas masyarakat Tionghoa bersama organisasi lokal lainnya,” kata dia.

Orang nomor 1 di Kabupaten Karimun itu, menjelaskan pemkot mendukung perayaan Tahun Baru Imlek dengan mempromosikan kegiatan dan berkoordinasi dengan instansi terkait.

Baca juga: Forkopimda Lingga salurkan air bersih untuk warga yang terdampak kekeringan

Bentuk dukungan yang diberikan, kata dia, mencakup pemasangan dekorasi lampion di kawasan, seperti Meral dan pusat kota, rangkaian doa bersama, serta penampilan atraksi budaya, seperti barongsai.

Menurut dia, perayaan Imlek di Karimun membawa dampak di sektor perekonomian, di antaranya di sekitar kuliner dengan penjualan aneka makanan musiman Imlek, seperti kue keranjang, manisan, dan jeruk Imlek.

“Juga ekonomi lampion serta dekorasi jalan. Ini menciptakan ekonomi visual dan kreatif,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, UMKM di bidang jasa dan hiburan lokal, seperti barongsai lokal juga turut mendapat undangan tampil selama Imlek.

Pihaknya sedang berkoordinasi dengan Polres Karimun terkait dengan penyelenggaraan pesta kembang api saat pergantian tahun baru Imlek.

Namun, lanjut dia, biasanya beberapa warga juga menyelenggarakan kembang api dan hiburan lain sebagai bagian dari rangkaian acara Imlek, meskipun dengan intensitas bisa berbeda di setiap lokasi.

Hingga saat ini, pihaknya masih menunggu perkembangan informasi terkait dengan penyelenggaraan pawai naga di daerah setempat.

“Kalau untuk barongsai sudah konfirmasi dilaksanakan seperti biasa,” ujar Iskandarsyah.


Baca juga: Pemkab Natuna ajak orang tua manfaatkan bulan pemberian vitamin A



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026