
Pemkab Karimun gelar lomba video tradisi bangunkan sahur

Natuna (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun, Kepulauan Riau, memiliki cara unik untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Satu di antaranya dengan menggelar lomba video bertema tradisi membangunkan orang sahur.
Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Karimun, Ahadian Zulseptriadi, menjelaskan bahwa lomba ini bertujuan untuk mendokumentasikan kekayaan budaya lokal Karimun selama bulan suci Ramadan.
Peserta diminta mendokumentasikan tradisi membangunkan sahur di Karimun dalam bentuk video yang kreatif dan informatif, ujar Ahadian saat dikonfirmasi, Jumat (20/2). Pendaftaran ditutup pada 20 Februari 2026. Sementara pengiriman paling lama pada 8 Maret 2026.
Karya yang dihasilkan diharapkan mampu menonjolkan nilai-nilai budaya, semangat kebersamaan, serta kearifan lokal masyarakat Karimun.
"Tujuannya agar menarik minat wisatawan untuk datang dan merasakan langsung suasana Ramadan di Karimun, yang nantinya berdampak pada peningkatan ekonomi daerah," tambahnya.
Melalui lomba itu, Pemkab Karimun berupaya menumbuhkan semangat kebersamaan dalam memperkenalkan tradisi, nilai gotong royong, dan kearifan lokal masyarakat Karimun kepada masyarakat luas, agar menarik minat, sehingga berdampak pada peningkatan kunjungan wisata.
Pada lomba tersebut, Pemkab Karimun menyiapkan hadiah dengan total Rp30 juta. Persyaratan dan ketentuan pendaftaran serta tata cara mengikuti lomba telah diinformasikan melalui brosur yang diunggah di media sosial Dinas Pariwisata Kabupaten Karimun.
"Informasi lengkap dapat diakses dengan memindai (scan) barcode yang tersedia pada masing-masing brosur perlombaan," ujar dia.
Pemkab Karimun berharap lomba tersebut mampu memberikan efek berganda, dimana selain menjadi ajang promosi budaya daerah, kegiatan itu juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat, serta bidang lainnya.
"Tujuan lain dari lomba adalah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di bidang seni pertunjukan dan industri budaya," katanya.
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
