Logo Header Antaranews Kepri

Pemkab Natuna tingkatkan minat baca siswa sekolah dasar lewat lomba cerita rakyat

Senin, 4 Mei 2026 16:06 WIB
Image Print
Penampilan salah satu peserta lomba bertutur tingkat SD sederajat se-Kabupaten Natuna, di Disperpusip Natuna pada Senin (4/5/2026). ANTARA/Muhamad Nurman

Natuna (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau meningkatkan minat baca siswa sekolah dasar (SD) dan sederajat, melalui lomba bertutur cerita rakyat khas daerah tersebut.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna Khaidir di Natuna, Senin, mengatakan lomba bertutur tingkat SD se-kabupaten itu didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik.

Penyelenggara kegiatan adalah Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Natuna. Lomba bertutur itu dilaksanakan di Kantor Disperpusip Natuna selama dua hari, mulai 4 hingga 5 Mei 2026.

"Kita berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan di sekolah-sekolah, minimal ditingkat kecamatan, sebelum ditingkat kabupaten," ucapnya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Natuna Erson Gempa Afriandi mengatakan lomba diikuti 23 peserta berasal dari 13 sekolah dasar dan sederajat.

Setiap peserta akan membawakan satu di antara delapan karya sastra karya BM Syamsuddin, seorang sastrawan berasal dari daerah itu.

Baca juga: Pemkot Batam catat 583 akseptor terlayani dalam 2 periode KB gratis 2026

Ia menjelaskan dukungan DAK nonfisik yang diterima merupakan hasil peningkatan akreditasi Perpustakaan Daerah Idrus M. Tahar. Perpustakaan tersebut kini telah memperoleh akreditasi C, setelah sebelumnya belum terakreditasi.

“Kami mendapat dukungan DAK nonfisik sebesar Rp400 juta,” ucapnya.

Menurut dia, selain untuk meningkatkan minat baca, kegiatan itu juga bertujuan mengasah kemampuan komunikasi siswa serta melestarikan budaya lokal.

Ia menambahkan para pemenang lomba akan memperoleh uang pembinaan sebagai bentuk dukungan pengembangan diri, sertifikat penghargaan atas prestasi yang diraih, serta trofi yang menjadi simbol keberhasilan dan kebanggaan dalam mengikuti kompetisi tersebut.

"Lomba ini sekaligus menjadi ajang penjaringan peserta terbaik yang akan mewakili Natuna pada lomba bertutur tingkat Provinsi Kepulauan Riau," katanya.


Baca juga: Posko Siaga Haji Telkomsel hadir di Batam dan Padang



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026