
Bulog Natuna sebut 7.321 keluarga dapatkan bantuan pangan

Natuna (ANTARA) - Perum Bulog Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, mengatakan sebanyak 7.321 keluarga di wilayah perbatasan tersebut mendapatkan bantuan pangan (Banpang) berupa beras dan minyak goreng.
Pemimpin Perum Bulog Cabang Natuna, Pencius Siburian, saat dikonfirmasi dari Natuna, Senin, mengatakan pihaknya kembali mendapat penugasan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk menyalurkan bantuan pangan tersebut, yang dialokasikan untuk periode Februari dan Maret 2026.
“Kami masih menunggu arahan lebih lanjut terkait jadwal penyerahan kepada para penerima manfaat,” ucap dia.
Ia menjelaskan, selain jadwal distribusi, rincian pasti jumlah bantuan yang akan diterima setiap keluarga juga masih menunggu keputusan resmi. Namun jika mengacu pada penyaluran 2025, setiap keluarga menerima 10 kilogram beras dan dua liter minyak goreng per periode.
Baca juga: Pemkot Batam siapkan dana Rp3 miliar subsidi bunga pinjaman bagi pelaku UMKM
Dengan demikian, untuk alokasi dua bulan, penerima manfaat diperkirakan akan memperoleh total 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng.
"Jumlah penerima bantuan tahun ini meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan 2025 yang tercatat sebanyak 3.868 keluarga," ujar dia.
Pada penyaluran tahun lalu, Bulog melibatkan pemerintah desa dan kelurahan. Selain itu, PT Pos Indonesia turut digandeng sebagai transporter yang mendistribusikan bantuan dari gudang hingga ke titik serah.
Menurutnya, Natuna merupakan wilayah kepulauan sehingga penjadwalan distribusi bantuan harus disusun secara cermat. Hal ini untuk mengantisipasi berbagai risiko, seperti gelombang tinggi yang dapat menghambat pengiriman.
Meski menghadapi tantangan geografis, pada 2025 PT Pos Indonesia berhasil menyalurkan bantuan hingga ke titik serah dan proses pembagian kepada masyarakat berjalan sesuai target.
“Semoga tahun ini seluruh proses penyaluran dapat kembali berjalan lancar,” katanya penuh harap.
Baca juga: Cuaca ekstrem di Natuna, BPBD: Waspada banjir dan tanah longsor
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
