Logo Header Antaranews Kepri

Gianluca Prestianni dilarang tampil sementara oleh UEFA, terkait kasus rasialisme

Selasa, 24 Februari 2026 06:46 WIB
Image Print
Pesepak bola Benfica Gianluca Prestianni (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Real Madrid Ecuardo Camavinga dalam pertandingan lanjutan Liga Champions UEFA di Stadion da Luz, Lisbon, Portugal, Rabu (28/1/2026) waktu setempat. Benfica tundukkan Real Madrid 4-2. ANTARA FOTO/REUTERS/Pedro Rocha/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Badan sepak bola Eropa, UEFA, menjatuhkan hukuman larangan tampil kepada penyerang sayap Benfica Gianluca Prestianni selama masa investigasi kasus dugaan tindakan rasialisme yang ia lakukan terhadap bintang Real Madrid Vinicius Junior.

Dikutip dari The Guardian, Selasa, hukuman sementara tersebut diberlakukan sambil menunggu selesainya proses investigasi UEFA. Benfica mengatakan mereka akan mengajukan banding terhadap keputusan tersebut.

Benfica mengatakan mereka menyesal "kehilangan" pemain tersebut selama proses berlangsung, tetapi mengakui bahwa banding mereka kemungkinan tidak akan mencegah Prestianni untuk diskors pada pertandingan leg kedua di Madrid, Rabu malam waktu setempat.

Pada pertandingan leg pertama play-off babak 16 besar Liga Champions pekan lalu, Vinicius menuduh Prestianni melakukan pelecehan rasial terhadapnya yang dibantah oleh pemain berkebangsaan Argentina tersebut.

Kasus tersebut mendorong UEFA untuk menunjuk seorang inspektur etika dan disiplin untuk menyelidiki sehingga UEFA mengatakan hukuman lebih lanjut dapat diberikan setelah investigasi selesai.

Apabila UEFA menemukan pemain Argentina itu bersalah atas rasialisme, ia dapat menghadapi larangan bermain sebanyak 10 pertandingan.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dugaan rasialisme Prestianni, UEFA larang tampil selama investigasi



Pewarta :
Editor: Laily Rahmawaty
COPYRIGHT © ANTARA 2026