Logo Header Antaranews Kepri

Pemkab Natuna dan BBPVP Medan kolaborasi tingkatkan keahlian masyarakat

Selasa, 24 Februari 2026 17:30 WIB
Image Print
BLK Natuna di Kabupaten Natuna, Kepri pada Februari 2026. ANTARA/Muhamad Nurman

Natuna (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, berkolaborasi dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan untuk meningkatkan keahlian teknis masyarakat di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Natuna Indra Joni dikonfirmasi dari Natuna, Selasa, mengatakan dalam kolaborasi tersebut Pemkab Natuna mengusulkan berbagai pelatihan yang sarana dan prasarananya telah tersedia di Balai Latihan Kerja (BLK) Natuna.

Pihak BBPVP Medan mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan kegiatan, mulai dari akomodasi peserta hingga kebutuhan pendukung lainnya.

“Kami bekerja sama dengan BBPVP Medan, dan pelaksanaannya disesuaikan dengan sarana dan prasarana yang kami miliki,” ucap dia.

Baca juga: Menaker sebut 13 peserta Magang Hub direkrut perusahaan di Batam

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) BLK Natuna Raja Antoni menambahkan kerja sama tersebut telah terjalin sejak beberapa tahun terakhir.

Namun, pada 2025 pelatihan tidak dapat diselenggarakan karena kebijakan efisiensi anggaran.

“Karena efisiensi anggaran pada 2025, pelatihan tidak dilaksanakan,” katanya.

Ia menjelaskan pada 2026 pelatihan direncanakan kembali digelar.

BBPVP Medan, ujarnya, telah memberikan persetujuan dengan meminta kelengkapan administrasi sebagai persiapan pelaksanaan kegiatan.

“Usulan pelatihan sudah kami kirim sejak 2025, dan kami juga telah diminta mengirimkan nama pejabat pembuat komitmen (PPK),” ujar dia.

Di BLK Natuna tersedia empat program pelatihan, yakni jahit, teknik listrik, otomotif, dan pengelasan.

Melalui program-program tersebut, Pemkab Natuna berupaya mencetak tenaga kerja yang siap bekerja maupun membuka usaha secara mandiri.

“Kami mengapresiasi BBPVP Medan yang telah banyak membantu dalam menciptakan masyarakat dengan keahlian khusus,” ujar dia.


Baca juga: Dugaan penggunaan narkoba, Kepala Puskesmas Moro jalani asesmen narkoba di BNNP Kepri



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026