
Polisi ungkap kronologi seorang pelajar pukul kakak kandungnya hingga tewas

Jakarta (ANTARA) - Polres Metro Jakarta Utara mengungkap kronologi seorang pelajar berinisial MAH (16) yang memukul kakak kandungnya MAR (22) hingga tewas di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Selasa (24/2) sore.
“Pelaku ini diduga berkali-kali memukul kepala korban dengan palu karena pelaku sangat emosi. Sehingga, korban tersungkur," kata Kasat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Ni Luh Sri Arsin di Jakarta, Kamis.
Setelah korban jatuh tersungkur, kata dia, pelaku terus memukul kepala korban, bahkan sampai lima kali. Korban pun saat di lokasi kejadian masih dalam keadaan hidup karena masih bersuara.
“Namun, korban meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit,” katanya,” kata Sri.
Dia menilai pelaku nekat melakukan aksi tersebut karena ada permasalahan keluarga dan pelaku merasa cemburu.
Aksi pemukulan itu dipicu karena korban menaruh barang pribadi miliknya di kamar sang adik seperti perlengkapan mandi atau handuk.
"Itulah yang pemicu pelaku menjadi marah dan mengambil palu dari dapur. Kemudian, mengetok kepala kakak kandungnya yang sedang memberi makan hewan peliharaan," ucapnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kronologi pelajar pukul kakak kandung hingga tewas di Jakut
Pewarta : Mario Sofia Nasution
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
