Logo Header Antaranews Kepri

AS tawarkan hadiah 10 juta dolar untuk info soal pemimpin kartel Sinaloa

Jumat, 27 Februari 2026 14:20 WIB
Image Print
Arsip foto-Petugas berwajib melakukan pengetesan narkoba jenis sabu pada saat gelar perkara kasus narkoba jenis sabu dan ekstasi di Instalasi Kesling RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (9/6/2023). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)

Washington (ANTARA) - Amerika Serikat (AS) menawarkan hadiah hingga 10 juta dolar AS (sekitar Rp167,8 miliar) untuk informasi yang mengarah pada penangkapan atau vonis terhadap para pemimpin Kartel Sinaloa Meksiko, kata juru bicara Departemen Luar Negeri (Deplu) AS, Tommy Pigott, pada Kamis.

"Hari ini [26 Februari], Biro Urusan Narkotika dan Penegakan Hukum Internasional Deplu AS melalui Program Hadiah Narkotika (NRP) mengumumkan penawaran hadiah hingga 5 juta dolar AS (sekitar Rp83,9 miliar) masing-masing," menurut pernyataan tersebut.

Kedua bersaudara itu diduga telah mengendalikan faksi Tijuana dari Kartel Sinaloa selama sekitar 15 tahun. Pada 2023, keduanya ditetapkan oleh AS atas dugaan keterlibatan dalam perdagangan narkoba ilegal global.

Penawaran hadiah tersebut dikoordinasikan dengan Divisi San Diego dari Badan Penegakan Narkoba AS (DEA) dan Kantor Kejaksaan AS untuk Distrik Selatan California.

Pada Februari 2025, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengumumkan bahwa Washington menetapkan delapan kartel sebagai Organisasi Teroris Asing. Di antaranya adalah Kartel de Sinaloa, MS-13, dan Tren de Aragua.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: AS tawarkan hadiah $10 juta untuk info terkait bos kartel Sinaloa



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026