Logo Header Antaranews Kepri

Trump sebut akan langgar gencatan senjata apabila ada prajurit tewas

Kamis, 4 Juni 2026 15:13 WIB
Image Print
Ilustrasi - Amerika Serikat dan Iran. /ANTARA/Anadolu/py. (Anadolu)

Moskow (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kemungkinan hanya akan mempertimbangkan untuk mengakhiri perjanjian gencatan senjata saat ini dengan Iran apabila ada pasukan AS yang tewas, demikian dilaporkan harian The Wall Street Journal dengan mengutip sejumlah pejabat.

Pada Rabu, Trump mengatakan dalam wawancara dengan podcast Pod Force One bahwa dirinya lebih memilih solusi diplomatik untuk situasi dengan Iran atas alasan kemanusiaan. Namun, menurutnya, dimulainya kembali serangan AS dapat memberikan keyakinan bahwa konflik tidak akan kembali pecah.

Baca juga: 155 pulau berpenghuni di Kepri sudah diterangi listrik PLN

Trump disebut siap menghadapi insiden-insiden kecil yang dapat terjadi dalam beberapa pekan atau bahkan beberapa bulan ke depan, demikian laporan tersebut pada Rabu.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa pemerintahan AS berupaya menghindari pecahnya perang berskala penuh di Timur Tengah.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Trump: AS akan langgar gencatan senjata jika ada prajurit tewas



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026