
Harga Solar Tidak Pengaruhi Tarif Listrik Batam

Batam (Antara Kepri) - PT Bright PLN Batam mengatakan kenaikan harga solar bersubsidi tidak mempengaruhi tarif dasar listrik (TDL).
"Kecuali jika terjadi kenaikan harga gas," kata Direktur Utama Bright PLN Batam, Dadan Kurniadipura di Batam, Senin.
Ia mengatakan, pemadaman bergilir yang terjadi di Batam dalam beberapa hari terakhir bukan karena pengaruh kenaikan harga BBM bersubsidi khususnya solar.
Pemadaman yang telah terjadi bukan pula sebagai upaya PLN Batam untuk menaikkan tarif.
"Pemadaman murni karena pada 20 Juni 2013 terjadi penurunan suplai gas dari Grisik ke pembangkit PLN Batam, sehingga pembangkit mati. Bukan karena hal lain," kata dia.
Dadan menjamin tidak akan terjadi kenaikan TDL di Batam selama harga gas untuk PLN Batam tidak mengalami naik.
"Mudah-mudahan sampai akhir tahun tidak ada kenaikan," kata Dadan.
Ia mengatakan saat ini PLN Batam memiliki pembangkit tenaga gas dengan daya 220 MW, pembangkit listrik tenaga uap batu bara 2x55 MW dan pembangkit tenaga diesel 60 MW.
"Kami butuh suplai gas yang konstan saja dari PGN agar pasokan listrik ke masyarakat tetap lancar," kata Dadan.
Sebelumnya, ketika ditemui di Batam, Minggu, Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani meminta PLN Batam memberikan kepastian pasokan listrik selama Ramadhan.
Wakil Wali Kota Batam, Rudi meminta PLN menjamin pasokan listrik bagi masyarakat Batam terutama saat Ramadhan dan Idul Fitri yang akan segera tiba.
"Kami ingin jaminan dari PLN dalam memberikan suplai listrik pada masyarakat. Jangan saat Ramadhan dan Idul Fitri justru ada pemadaman," kata Rudi.
Rudi mengatakan, pemadaman sangat merugikan bagi masyarakat termasuk pelaku usaha kecil yang tergantung pada listrik pasokan PLN Batam. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
