Logo Header Antaranews Kepri

Dokter nilai pembatasan akses medsos berperan dukung tumbuh kembang anak

Sabtu, 28 Maret 2026 15:20 WIB
Image Print
Ilustrasi - Seorang anak berkreasi dalam kerajinan tangan agar tidak terus menerus terpapar konten media sosial di Denpasar, Bali, Sabtu (28/3/2026). ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

Denpasar (ANTARA) - Dokter spesialis anak Ni Luh Sukma Pratiwi Murti menilai pembatasan akses media sosial (medsos) kepada anak usia di bawah 16 tahun dapat mendukung kesehatan yang berperan penting dalam proses tumbuh kembang.

“Agar tidak terpapar terus menerus layar elektronik (screen time),” kata Ni Luh Sukma Pratiwi Murti dihubungi di Denpasar, Bali, Sabtu.

Dokter spesialis anak yang juga dosen pada subdivisi tumbuh kembang pediatri sosial (TKPS) Program Pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Kesehatan Anak Universitas Udayana/Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Ngoerah Denpasar itu menilai orang tua punya andil besar mendampingi anak.

Tujuannya agar interaksi antara anak dan orang tua terjalin lebih hangat di tengah kehadiran teknologi informasi.

Adapun salah satu dampak negatif dari kecanduan media sosial yakni kesehatan fisik, misalnya mata lelah karena terpapar layar elektronik terus menerus.

“Orang tua juga punya andil dalam pengawasan anak dalam bermedia sosial (screen time),” imbuh dokter yang saat ini bertugas di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta itu.

Orang tua juga diharapkan berperan aktif mengarahkan anak untuk kegiatan positif dan lebih produktif mendukung tumbuh kembang anak, salah satunya melalui kesenian.

Tak hanya dari sisi anak dan orang tua, ia pun mengharapkan agar melalui regulasi pemerintah yaitu PP Tunas dapat mengatur penyelenggara sistem elektronik (PSE) di Indonesia untuk memberikan ruang digital yang aman kepada anak.

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) resmi memberlakukan Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 2025 tentang Pelindungan Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas) pada 28 Maret 2026.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dokter nilai pembatasan medsos dukung tumbuh kembang anak



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026