
Yonkomposit 1G terjunkan 200 personel bantu padamkan Karhutla di Natuna

Natuna (ANTARA) - Batalyon Komposit 1/Gardapati (Yonkomposit 1G) menerjunkan sekitar 200 personel untuk membantu Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, dalam menangani kebakaran lahan di Kecamatan Bunguran Timur.
Komandan Batalyon Komposit 1/Gardapati Letkol Inf M. Ricky dikonfirmasi dari Bintan, Sabtu, mengatakan para prajurit diterjunkan setelah pihaknya menerima laporan dari Satgas Karhutla Natuna terkait munculnya titik api di wilayah tersebut pada Sabtu pagi.
Kebakaran terjadi di kawasan kompleks perumahan Pemerintah Daerah di Kecamatan Bunguran Timur. Peristiwa itu diduga dipicu kondisi cuaca panas yang disertai angin kencang, serta kondisi lahan yang kering sehingga api cepat menyebar.
Selain mengerahkan personel, kata Ricky, pihaknya juga membawa berbagai peralatan untuk mendukung proses pemadaman.
Upaya tersebut dilakukan bersama sejumlah unsur terkait, di antaranya Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, BPBD, Basarnas, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat setempat.
Baca juga: BI Kepri sebut inflasi Maret 2026 terkendali, lebih rendah dari angka nasional
"Berkat kerja sama yang solid antara prajurit, aparat, dan masyarakat, api akhirnya berhasil dipadamkan. Saat ini situasi sudah berangsur aman dan kondusif," ucapnya.
Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, sekitar setengah hektare lahan kosong dilaporkan hangus terbakar.
Ia menegaskan kehadiran prajurit di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata pengabdian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan warga.
Menurutnya, peristiwa itu juga menjadi bukti pentingnya sinergi antara TNI-Polri, instansi terkait, dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat, khususnya di wilayah Natuna yang memiliki tantangan geografis tersendiri.
"Kami akan selalu siap siaga, cepat, dan tanggap dalam setiap situasi darurat sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab kepada masyarakat," katanya.
Baca juga: Pemkot Batam perketat pengawasan BBM subsidi nelayan
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
