Logo Header Antaranews Kepri

Stagnan! Cek harga emas di Pegadaian hari ini Minggu 5 April 2026

Minggu, 5 April 2026 08:40 WIB
Image Print
Pramuniaga menunjukkan emas batangan di sebuah gerai penjualan emas di Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (14/1/2026). Berdasarkan situs Logam Mulia Antam pada Rabu (14/1), harga emas Antam sejak 10 Januari 2026 naik beruntun sebesar Rp13.000 dari semula Rp2.652.000 menjadi Rp2.665.000 per gramnya dan kenaikan harga tersebut menjadi rekor harga tertinggi sepanjang masa. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/YU (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

Jakarta (ANTARA) - Harga emas batangan di Pegadaian tidak mengalami perubahan pada perdagangan Minggu (5/4) pagi. Setelah mengalami penurunan tajam pada hari sebelumnya, harga tiga jenama emas utama kini tertahan di posisi yang sama dengan perdagangan Sabtu pagi.

Berdasarkan pantauan di laman Sahabat Pegadaian pukul 07.56 WIB, berikut rincian harga emas per gram untuk masing-masing produk:

  • Emas Antam: Rp2.972.000

  • Emas UBS: Rp2.885.000

  • Emas Galeri24: Rp2.870.000

Berikut daftar lengkap harga emas masing-masing produk.

Galeri24

  • 0,5 gram: Rp1.505.000
  • 1 gram: Rp2.870.000.
  • ‎2 gram: Rp5.672.000
  • ‎5 gram: Rp14.076.000
  • ‎10 gram: Rp28.076.000
  • ‎25 gram: Rp69.812.000
  • ‎50 gram: Rp139.514.000
  • ‎100 gram: Rp278.891.000
  • ‎250 gram: Rp695.513.000
  • ‎500 gram: Rp1.391.025.000
  • ‎1.000 gram: Rp2.782.049.000

Antam

  • 0,5 gram: Rp1.539.000
  • ‎1 gram: Rp2.972.000
  • ‎2 gram: Rp5.881.000
  • 3 gram: Rp8.795.000
  • ‎5 gram: Rp14.623.000
  • 10 gram: Rp29.188.000
  • ‎25 gram: Rp72.839.000
  • ‎50 gram: Rp145.595.000
  • ‎100 gram: Rp291.109.000

UBS

  • 0,5 gram: Rp1.560.000
  • ‎1 gram: Rp2.885.000
  • ‎2 gram: Rp5.724.000
  • ‎5 gram: Rp14.144.000
  • 10 gram: Rp28.139.000
  • ‎25 gram: Rp70.209.000
  • ‎50 gram: Rp140.130.000
  • ‎100 gram: Rp280.150.000
  • 250 gram: Rp700.168.000
  • ‎500 gram: Rp1.398.692.000

Sementara itu, Bank Mega Syariah menilai dinamika harga emas global yang fluktuatif menjadi peluang masyarakat untuk memanfaatkan momentum koreksi harga melalui strategi buy the dip, yaitu membeli aset saat harga mengalami penurunan sementara.

“Strategi buy the dip dapat menjadi salah satu cara untuk mengoptimalkan peluang di tengah volatilitas harga, khususnya bagi nasabah yang memiliki tujuan keuangan jangka panjang seperti perencanaan ibadah haji, pendidikan, maupun penguatan portofolio investasi,” kata Digital Business & Product Management Division Head Bank Mega Syariah Benadicto Alvonzo Ferary dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Fluktuasi harga emas, lanjut dia, merupakan fenomena yang lazim terjadi, dipengaruhi oleh berbagai faktor global seperti kondisi ekonomi, inflasi, kebijakan suku bunga, hingga ketidakpastian geopolitik.

Secara historis, emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang relatif stabil dalam jangka panjang dan kerap menjadi pilihan masyarakat untuk menjaga nilai aset.

“Masyarakat perlu memahami bahwa investasi emas tidak hanya berfokus pada momentum jangka pendek, melainkan juga pada potensi pertumbuhan nilai dalam jangka panjang,” ujar Benadicto.

Ia mengatakan, kondisi harga emas yang cenderung lebih bersahabat dapat menjadi momentum yang tepat bagi masyarakat untuk mulai atau menambah kepemilikan emas.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Minggu pagi harga tiga jenama emas di Pegadaian stabil



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026