Logo Header Antaranews Kepri

Kemenkes RI bantu 24 alat medis untuk RSUD RAT Kepri

Rabu, 15 April 2026 16:48 WIB
Image Print
Direktur RSUD RAT Kepri Bambang Utoyo mengecek salah satu ruang pelayanan kesehatan pasien, Rabu (15/4/2026). ANTARA/Ogen

Tanjungpinang (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Daerah Raja Ahmad Tabib (RSUD RAT) milik Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mendapatkan bantuan 24 alat medis dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI di tahun ini guna menunjang pelayanan kesehatan masyarakat.

"Alhamdulillah, bantuan Kemenkes itu sedang dalam proses pengiriman ke Kepri, dalam waktu dekat sudah tiba," kata Wakil Direktur RSUD RAT Mardiansyah di Tanjungpinang, Rabu.

Mardiansyah menyampaikan beberapa bantuan alat medis dimaksud, di antaranya foto fundus camera, laser ND, baby incubator, hingga alat kesehatan bedah syaraf.

Alat medis itu, kata dia, berkaitan dengan penanganan pasien sakit kanker, jantung, stroke, dan uronefrologi.

Ia juga menjelaskan, total ada 26 jenis bantuan alat medis yang diajukan ke Kemenkes, namun yang disetujui sebanyak 24 alat medis.

Adapun dua alat medis lainnya belum disetujui Kemenkes, yaitu AJC Steam Sterilzers Amaro 5000 Vertical Sliding dan AMSCO 400-20 sterilizers, yang berfungsi membersihkan alat medis dari bakteri.

"Kita tetap mengajukan kembali bantuan dua alat medis itu ke Kemenkes untuk mendukung penanganan medis di RSUD RAT," ujar dia.

Sementara, Direktur RSUD RAT Kepri Bambang Utoyo menyebutkan pihaknya terus berupaya meningkatkan pelayanan rumah sakit yang menjadi rujukan warga berobat di provinsi tersebut.

Ia menyampaikan, pada 2026 Pemerintah Provinsi Kepri juga bakal membangun gedung poliklinik terpadu setinggi enam lantai di area RSUD RAT, Kota Tanjungpinang.

Menurut Bambang pembangunan gedung baru itu seiring terjadinya peningkatan kunjungan harian pasien di RSUD RAT Kepri, dengan rata-rata 700 orang per hari. Sementara, kapasitas ruang tunggu RSUD saat ini hanya dapat menampung sekitar 350 orang.

"Mudah-mudahan jadi dibangun tahun ini, sehingga pelayanan RSUD RAT kepada masyarakat lebih baik dan optimal," demikian Bambang.



Pewarta :
Editor: Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026