Logo Header Antaranews Kepri

BPBD : Banjir di Jakarta Selatan mulai berangsur surut

Senin, 20 April 2026 12:39 WIB
Image Print
Banjir merendam permukiman warga di Pejaten Timur, Jakarta Selatan, pascahujan deras melanda Jakarta, Jumat (30/1/2026) pagi. ANTARA/Luthfia Miranda Putri.

Jakarta (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Selatan menyatakan banjir yang sempat merendam sejumlah wilayah di Jakarta Selatan berangsur surut dan tidak menimbulkan korban jiwa maupun pengungsi.

"Genangan sempat terjadi di beberapa lokasi, seperti di Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, serta Kelurahan Rawajati, Kecamatan Pancoran akibat luapan Kali Ciliwung," kata Kasatgas BPBD Jakarta Selatan Sukendar saat dihubungi di Jakarta, Senin.

Dia mengatakan di Pejaten Timur, genangan mulai terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dengan ketinggian air 50 sentimeter (cm), kemudian meningkat hingga mencapai 180 cm pada pukul 04.50 WIB. Air berangsur surut sejak pukul 06.10 WIB dan tersisa sekitar 20 cm pada pukul 09.40 WIB.

Secara keseluruhan, ratusan kepala keluarga terdampak di wilayah Pejaten Timur, yang tersebar di beberapa RT di RW 007 dan RW 008. Namun, warga masih bertahan di rumah mereka masing-masing, tidak ada warga yang mengungsi.

"Jumlah pengungsi nihil dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," ungkap Sukendar.

Sementara itu, di kawasan Gang Langgar, Rawajati, genangan terjadi sejak pukul 04.00 WIB dengan ketinggian awal 30 cm dan sempat meningkat hingga 80 cm sebelum berangsur surut di beberapa titik pada Senin pagi.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Banjir di Jakarta Selatan mulai surut



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026