Logo Header Antaranews Kepri

LPDP ajak para periset Indonesia optimalkan dana abadi penelitian Rp13,9 T

Rabu, 29 April 2026 16:26 WIB
Image Print
Direktur Fasilitasi Riset, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Ayom Widipaminto dalam kegiatan Kick Off Program Bestari Saintek dan Peluncuran Program Semesta Skema Pendanaan APBN Tahun 2026 di Jakarta, Rabu (29/4/2026). ANTARA/Sean Filo Muhamad

Jakarta (ANTARA) - Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mengajak para periset Indonesia untuk mengoptimalkan pemanfaatan dana abadi penelitian sebesar Rp13,9 triliun guna mendorong inovasi yang berdampak nyata bagi kemajuan industri nasional.

Direktur Fasilitasi Riset LPDP Ayom Widipaminto mengungkapkan bahwa ketersediaan anggaran riset saat ini masih sangat mencukupi untuk mendukung berbagai proyek strategis.

"Saat ini dana abadi penelitian kami punya Rp13,99 triliun dan setiap tahun ada dana yang cukup longgar Rp900 miliar dengan saldo lebih dari Rp2 triliun. Itu bisa kita optimalkan dan kita manfaatkan sebesar-besarnya,"kata Ayom dalam kegiatan Kick Off Program Bestari Saintek dan Peluncuran Program Semesta Skema Pendanaan APBN Tahun 2026 di Jakarta, Rabu.

Baca juga: KPK periksa suami Fadia Arafiq yang merupakan anggota DPR RI

Meski sejak 2013 LPDP telah mendanai lebih dari 3.300 proyek riset dengan total dana Rp3 triliun, Ayom menyebutkan akses tersebut baru dinikmati oleh sekitar 17.000 periset di seluruh Indonesia.

Kondisi tersebut, lanjut dia, mendorong LPDP untuk terus memperluas jangkauan akses pendanaan agar dana abadi yang dikelola negara benar-benar bisa dirasakan manfaatnya secara berkelanjutan oleh para dosen maupun mitra industri.

Sebagai bagian dari perbaikan kualitas fasilitasi, LPDP kini menawarkan skema yang lebih ramah bagi peneliti dengan memangkas berbagai kendala administratif yang selama ini dianggap menyulitkan.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: LPDP ajak periset optimalkan dana abadi penelitian Rp13,9 triliun



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026