Logo Header Antaranews Kepri

Pemkot Batam deteksi dini kanker serviks melalui tes IVA secara massal

Kamis, 30 April 2026 12:24 WIB
Image Print
Pengecekan tensi pada salah satu masyarakat Kota Batam di kegiatan cek kesehatan gratis Dinkes Batam, Kepri (30/4/2026). ANTARA/Amandine Nadja

Batam (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) menggelar layanan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) secara massal di kota itu.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Batam Agnes Sintalia Saing mengatakan pemeriksaan IVA dilakukan untuk mendeteksi secara cepat adanya kelainan pada leher rahim.

“Pemeriksaan IVA dilakukan dengan mengoleskan asam asetat pada dinding rahim untuk melihat apakah ada kelainan. Hasilnya bisa diketahui dengan cepat, jadi saat tes langsung keluar hasilnya,” ujar Agnes di Batam, Kamis.

Agnes mengatakan kegiatan ini menyasar sekitar 500 peserta dari tiga kecamatan, yaitu Batu Ampar, Bengkong dan Batam Kota.

Ia menjelaskan apabila ditemukan indikasi kelainan, pasien akan langsung dirujuk untuk penanganan lanjutan, salah satunya melalui tindakan krioterapi.

“Jika ditemukan kelainan, akan dirujuk untuk penanganan lebih lanjut seperti krioterapi. Di Batam, layanan ini tersedia di Puskesmas Batu Aji dan Puskesmas Sungai Panas,” katanya.

Selain kanker serviks, deteksi dini kanker payudara juga dilakukan melalui metode Periksa Payudara Klinis (Sadanis), serta edukasi Periksa Payudara Sendiri (Sadari) yang dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat di rumah setiap bulan.

Baca juga: Irjen Kemenkum berikan penguatan zona integritas bagi jajaran di Kepri

Kegiatan ini melibatkan tiga puskesmas, yakni Puskesmas Tanjung Sengkuang, Puskesmas Sungai Panas dan Puskesmas Tanjung Buntung.

Sementara itu, terdapat layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan kampanye edukasi stunting yang diberikan oleh puskesmas lainnya, seperti Puskesmas Kampung Jabi, Puskesmas Sambau, Puskesmas Baloi Permai, dan Puskesmas Botania.

“Semua layanan tidak dipungut biaya, cukup dengan membawa KTP Kota Batam,” kata Agnes.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan pentingnya upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi perempuan dan anak.

“Ini merupakan ikhtiar kita untuk menurunkan stunting, meminimalisasi kanker serviks dan payudara, serta menurunkan angka kematian ibu dan anak,” ujar Amsakar.

Ia menambahkan berbagai program kesehatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menyiapkan generasi masa depan yang sehat.

“Ini adalah ikhtiar nyata untuk mendesain anak-anak Batam yang sehat serta menjaga kesehatan ibu-ibu agar terus meningkat. Semoga dengan kampanye ini, kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan semakin meningkat,” ujarnya.

Baca juga: Kepri bangun 2 dermaga apung HDPE perkuat konektivitas pulau terluar



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026