
Kantor Pos Batam Bagikan Paket Mudik Gratis

Batam (Antara Kepri) - Kantor Pos Indonesia Batam membagikan 100 paket mudik gratis ke Jawa Tengah dan Jawa Timur kepada orang pelanggan wesel instan yang selama ini loyal menggunakan jasa Kantor Pos.
"Ini adalah program kami, untuk membantu masyarakat mudik ke kampung halamannya," kata Kepala Kantor Pos Batam Dodik Budiantono di Batam, Rabu.
Sebanyak 98 orang pelanggan Kantor Pos yang beruntung dan dua orang petugas Kantor Pos berangkat menggunakan kapal Pelni, Rabu.
Paket mudik itu terdiri dari pengantaran ke Pelabuhan Punggur Sekupang, tiket Pelni kelas IIA sampai Pelabuhan Tanjung Priok lalu perjalanan darat dari Tanjung Priok ke terminal bus di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
"Bantuan, juga termasuk makan sahur dan buka selama di perjalanan," ucapnya.
Ia mengatakan "Mudik Gratis" bersama Kantor Pos Batam baru pertama kali diadakan. Diharapkan program mudik gratis tahun berikutnya bisa lebih banyak dinikmati pelanggan.
Mengenai pemilihan lokasi tujuan mudik, ia mengatakan masih untuk Jawa, karena berbarengan dengan Kantor Pos Jakarta. "Ini 'pilot project'. Tahun-tahun berikutnya akan dipilih lagi, karena warga Batam daerah asalnya bervariasi," tuturnya.
Di tempat yang sama, Kepala Jasa Keuangan Kantor Pos Wilayah Sumatera Barat, Kepulauan Riau dan Riau Dodo Arya mengatakan Kantor Pos menyeleksi pelanggannya yang setia untuk mengikuti program Mudik Gratis.
"Kami seleksi berdasarkan 'data base', kami lihat pelanggan yang loyal, lalu kami hubungi mereka untuk mengikuti program itu," ungkapnya.
Kantor Pos juga membuka kesempatan bagi pelanggan yang tidak dihubungi, dengan mendaftar ke panitia dengan syarat memiliki bukti resi wesel instan sebanyak dua kali pengiriman sepanjang Juli 2013.
Jika tidak memiliki resi itu, peminat dapat menyerahkan 10 resi post paid sepanjang Januari hingga Juli 2013. Siapa yang lebih dulu mendaftar akan mendapatkan tiket Mudik Gratis. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
