Logo Header Antaranews Kepri

Aktivis Muslim Batam Kecam Kekerasan Mesir

Jumat, 16 Agustus 2013 21:26 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Sejumlah aktivis Muslim Batam dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia, Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia, Forum Rois Nusantara, Indonesia Tanpa JIL menggelar solidaritas dan mengecam kekerasan dan pembantaian terhadap kaum muslimin di Mesir.

"Yang terjadi di Mesir bukan hanya kerusuhan. Namun sudah merupakan kejahatan pembantaian kaum muslimin dan mengarah ke perang saudara," kata Ketua KAMMI Batam, Purnama saat menggelar aksi di Simpang Jam Kota Batam, Jumat sore.

Ia mengatakan, bangsa Indonesia harus berbuat untuk menyelamatkan Mesir dari perang saudara yang disinyalir akibat ulah pihak tertentu yang ingin negara tersebut hancur.

"Mesir adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Pemerintah Indonesia harus bertindak, bukan hanya menyampaikan keprihatianannya. Kejadian di Mesir merupakan hal yang terkutuk," kata dia.

Selain berorasi, seluruh aktifis juga melakukan shalat gaib di pinggir persimpangan utama Kota Batam tersebut. Beberapa spanduk berisikan seruan penyelamatan mesir dan foto-foto korban pembantaian di Mesir juga dibentang.

Sebagian peserta juga membagi-bagikan selebaran yang berisi ajakan untuk menyelamatkan Mesir. Pengunjukrasa juga meminta Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono bersikap terhadap prajara di Mesir.

Koordinator Indonesia Tanpa Jaringan Islam Liberal (ITJ), Didik mengatakan peristiwa di Mesir merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia.

"Ini merupakan puncak dari ulah kaum liberal di Mesir yang menyusun atau mensekenariokan kerusuhan sehingga terjadi banyak korban," kata dia.

Ia mengimbau kaum muslim di Indonesia peduli terhadap kejadian yang menimpa kaum muslim di Mesir.

"Kami akan terus menyerukan kepedulian terhadap Mesir. Aksi serupa akan terus kami gelar hingga kerusuhan di Mesir berakhir," kata Didik. (Antara)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026