
Iran sebut AS jadi dalang serangan "drone" di Bandara Kuwait untuk jual senjata

Teheran (ANTARA) - Amerika Serikat memprovokasi dengan meluncurkan serangan pesawat nirawak (drone) ke Bandara Internasional Kuwait demi menjual sistem pertahanan udara anti-drone miliknya ke negara tersebut, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei.
Sebelumnya, Rabu (3/6), Juru Bicara Kementerian Pertahanan Kuwait Saud Al-Atwan menyatakan terminal penumpang Bandara Internasional Kuwait mengalami kerusakan parah akibat serangan drone.
Baca juga: China kecam BYD hingga Alibaba yang masuk "daftar hitam"
"Kepingan-kepingan teka teki ini mulai terungkap dengan sangat cepat. Mereka melakukan operasi pengelabuan (false-flag) dengan mengerahkan drone tiruan Lucas untuk menyerang Bandara Kuwait, menciptakan alasan sempurna untuk memasarkan sistem pertahanan udara anti-drone buatan Powerus dengan dalih melindungi diri dari serangan Iran. Sangat menguntungkan!" ujar Baqaei melalui unggahan di media sosial X pada Selasa (9/6).
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Iran: AS dalang serangan "drone" di Bandara Kuwait demi jual senjata
Pewarta : Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
