
Masyarakat Batam dukung keberlanjutan Program MBG lewat pawai

Batam (ANTARA) - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), menyebut masyarakat melakukan aksi untuk mendukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan melaksanakan pawai di tengah kota.
Kepala Disdik Kota Batam Hendri Arulan mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk menampung aspirasi dan harapan para orang tua yang sebelumnya sempat khawatir ketika pelaksanaan MBG berhenti operasional.
"Hari ini masyarakat melaksanakan kegiatan pawai dalam rangka mendukung MBG. Kami tentunya menampung kerisauan dari orang tua terkait Program MBG yang beberapa waktu lalu sempat tersendat," kata Hendri di Batam, Ahad.
Baca juga: Pemprov Kepri ajak masyarakat sumbang buku atasi kekurangan koleksi
Sebelumnya lebih dari 50 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kota itu sempat berhenti operasional karena keterlambatan pencairan dana operasional, namun kini seluruhnya telah kembali melayani penerima manfaat.
Pawai tersebut dihadiri ratusan orang tua dan murid dari berbagai kecamatan Kota Batam dan dilaksanakan di depan Kantor Wali Kota Batam dan DPRD Batam.
Menurut Hendri, MBG merupakan program strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi peserta didik sekaligus mendukung proses belajar mengajar di sekolah.
“Program ini merupakan program Presiden RI untuk memenuhi gizi bagi anak-anak, dan memberikan motivasi kepada mereka agar lebih bersemangat belajar di sekolah masing-masing," ujarnya.
Baca juga: Cuaca Kepri hari ini 21 Juni, hujan lebat intai sejumlah wilayah
Hendri menjelaskan asupan makanan bergizi yang diterima siswa melalui program tersebut diyakini dapat meningkatkan konsentrasi dan kebugaran anak selama mengikuti kegiatan pembelajaran.
"Kita ketahui MBG sangat penting untuk meningkatkan kemampuan anak dalam belajar. Anak-anak juga menjadi lebih segar karena mendapatkan makanan bergizi saat berada di sekolah," katanya.
Ia menilai manfaat program tersebut tidak dapat dirasakan secara instan, namun akan memberikan dampak besar bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia pada masa mendatang.
"Mungkin hasilnya tidak instan, tetapi satu generasi ke depan, tentu akan lahir generasi muda yang hebat, kuat, dan berprestasi menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya.
Baca juga: Yonkomposit Gardapati gandeng Dinkes Natuna cegah HIV/AIDS
Salah satu murid SDN 004 Sekupang Yasdan mengaku senang dengan Program MBG dan berharap program tersebut terus dilaksanakan.
"MBG di sekolah bagus, maunya tetap dilaksanakan karena makanannya enak," kata Yasdan.
Sebelumnya sebanyak 53 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Batam yang sempat menghentikan operasional Program MBG akibat keterlambatan pencairan anggaran kini telah kembali beroperasi pada hari Jumat (19/6).
Koordinator Wilayah SPPG Batam Defri Frenaldi mengatakan seluruh dapur MBG yang sebelumnya berhenti sementara telah menerima tambahan dana operasional dan kembali melayani penerima manfaat.
"Alhamdulillah sudah. Semua anggaran sudah di-top up dan dapur yang kemarin sempat berhenti seluruhnya sudah operasional kembali," kata Defri.
Baca juga:Polda Kepri tambah kapal cepat untuk Anambas
Pemprov Kepri - Kemenpar kerja sama penataan kawasan Gurindam 12
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Orang tua & murid Batam dukung keberlanjutan Program MBG lewat pawai
Pewarta : Amandine Nadja
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
