
Senegal vs Irak: Berburu peluang terakhir

Jakarta (ANTARA) - Tim nasional Senegal dan Irak akan berburu peluang terakhir untuk bersaing lolos ke fase gugur pada laga terakhir Grup I Piala Dunia 2026 di Stadion BMO Field, Toronto, Amerika Serikat, Sabtu WIB.
Kedua tim sama-sama belum meraih poin dari dua pertandingan pertama, sehingga kemenangan menjadi harga mati jika ingin menjaga peluang lolos sebagai salah satu tim ketiga terbaik.
Senegal tampil cukup produktif meski kalah dua kali. Anak-anak asuhan Pape Thiaw mencetak satu ke gawang Prancis dan dua gol ke Norwegia, tetapi pertahanan mereka kebobolan enam kali. Sedangkan, Irak baru mengemas satu gol dan sudah kebobolan tujuh kali.
Dari sisi skuad, Senegal diunggulkan karena kualitas skuad dan pengalaman di level internasional. Mereka diperkuat pemain seperti Nicolas Jackson, Sadio Mane, dan Ismaia Sarr yang menjadi tumpuan membongkar pertahanan lawan.
Namun, pekerjaan rumah utama Senegal adalah membereskan lini pertahanan. Sejumlah kesalahan individu membuat mereka kebobolan hingga enam gol. Senegal juga harus mengatasi absennya kiper utama Edouard Mendy yang cedera. Jika mampu memperbaiki organisasi pertahanan, Senegal berpeluang menguasai permainan.
Sementara Irak, meski baru mencetak satu gol di turnamen, tetap berpotensi merepotkan pertahanan Senegal yang sedang rapuh. Singa Mesopotamia datang membawa tekad membuat sejarah sehingga menjaga peluang sekecil apa pun untuk lolos.
Pertandingan kedua tim diperkirakan berlangsung terbuka karena hasil imbang hampir dipastikan tidak menguntungkan kedua tim.
Senegal membutuhkan kemenangan besar untuk memperbaiki posisi di klasemen peringkat ketiga, sedangkan Irak harus meraih tiga poin sambil berharap hasil pertandingan lain berpihak kepada mereka agar peluang lolos ke babak 32 besar tetap terbuka.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pratinjau Senegal vs Irak: Berburu peluang terakhir
Pewarta : Aloysius Lewokeda
Editor:
Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
