
Polda-Kemenkumham Kepri Kerja Sama Pengamanan Lapas

Batam (Antara Kepri) - Polda Kepulauan Riau bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kepri, bekerja sama meningkatkan pengamanan lembaga pemasyarakatan serta rumah tahanan negara yang kini rata-rata jumlah penghuninya melebihi kapasitas gedung.
"Sejumlah rutan dan lapas di Kepri tidak lagi mampu menampung tahanan. Jadi pengamanan harus ditingkatkan mengantisipasi kerusuhan dan hal-hal lain yang bersifat merugikan," kata Kapolda Kepri Brigjen Endjang Sudradjat seusai penandatangan nota kesepahaman (MoU), di Batam, Selasa.
Ia juga mengatakan, kerja sama ini sejalan dengan arah kebijakan Kapolri tentang revitalisasi tugas pokok Polri dan program kerja Polda Kepri dalam bidang pembangunan kemitraan antara Polri dengan pihak lain.
Kapolda berharap, penandatanganan MoU tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi diimplementasikan di lapangan sehingga memiliki makna yang strategis.
"Saya berharap MoU ini dapat mengefektifkan manajemen pengamanan rutan dan lapas sehingga mampu mengurangi kerawanan-kerawanan yang ada," kata dia.
Dengan kerja sama tersebut, dia berharap akan mengoptimalkan kembali fungsi lapas sebagai tempat untuk melakukan pembinaan dan pelatihan bagi para warga binaan, sehingga dapat beradaptasi dan bersosialisasi kembali dengan masyarakat secara bebas.
"Jumlah penghuni yang 'over' kapasitas di rutan dan lapas Kepri terutama Batam memang memunculkan berbagai masalah bersumber dari tidak optimalnya fungsi lembaga untuk melakukan pembinaan," kata Kapolda.
Ia mencontohkan salah satu penyebab kaburnya 11 tahanan Rutah Kelas IIA Batam karena kapasitas lembaga tersebut yang janya 250 orang namun diisi sekitar 500 tahanan.
"Hal serupa juga terjadi pada Lapas Barelang Kota Batam yang memiliki kapasitas 411 orang namun kenyataannya saat ini sudah dihuni 915 warga binaan," kata dia.
Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham, Mochammad Sueb, di Batam beberapa pekan lalu mengatakan Kementerian segera membangun rutan baru di Batam.
"Lahan sekitar 2 hektare sudah disiapkan di belakang Lapas Barelang Batam untuk membangun rutan baru. Mudah-mudahan tahun ini sudah bisa dianggarkan," kata dia. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
