
Progres Pelabuhan FTZ Batuampar Sudah 35 Persen

Batam (Antara Kepri) - Badan Pengusahaan (BP) Batam menyatakan hingga pertengahan September 2013 proses perluasan Pelabuhan Bebas (FTZ) Batuampar yang dibangun sejak 2012 dari kapasitas 230 ribu TEUs menjadi 600 ribu TEUs per tahun sudah tercapai 35 persen.
"Saat ini memasuki tahap kedua dengan pengerjaan pemasangan pile cap dan blok/glegar beton untuk dermaga 1 dan 2 serta penimbunan pasir dermaga tiga. Secara keseluruhan progresnya sudah 35 persen dan sesuai tahapan," kata Kasubdit Humas dan Publikasi BP Batam, Ilham Eka Hartawan di Batam, Selasa.
Ia mengatakan, pada tahap kedua anggaran yang digunakan sekitar Rp200 miliar dari total Rp366 miliar dana yang disediakan untuk pengembangan pelabuhan utama penunjang status perdagangan bebas (free trade zone/FTZ) Batam tersebut.
"Tahun ini merupakan tahapan pokok dari pembangunan keseluruhan, untuk tahun depan tinggal penyempurnaan dan pemasangan alat-alat bongkar muat petikemas saja," kata dia.
Ia mengatakan, pembangunan pelabuhan tersebut perlu dilakukan untuk meningkatkan kapasitas sebelum Pelabuhan Tanjungsauh dengan kapasitas empat juta TEU's mulai dibangun pada 2014.
"Batuampar akan terus dikembangkan dengan kapasitas mencapai 600 ribu TEU's sebelum pembangunan Tanjungsauh selesai, karena jumlah petikemas yang masuk dan keluar dari pelabuhan tersebut terus bertambah. Saat ini kapasitasnya baru sekitar 200 ribu TEU's," kata dia.
Ilham mengatakan, investasi ke Batam dari tahun ke tahun terus tumbuh sehingga membutuhkan pelabuhan yang memadai karena seluruh perusahaan berorientasi ekspor.
Berdasarkan catatan BP Batam, kata dia, realisasi investasi asing di Kawasan Perdagangan Bebas (Free Trade Zone/FTZ) Batam selama 2012 mencapai 148.781.225 dolar Amerika (AS).
"Angka tersebut berasal dari investasi 48 perusahaan senilai 84.294.378 dolar AS dan perluasan 13 perusahaan asing yang sudah ada di Batam dengan nilai sebesar 64.486.847 dolar AS," kata dia.
Selain investasi yang sudah terealisasi, kata Ilham, pada 2012 juga terdapat 89 perusahaan baru yang menyatakan minat untuk menanamkan modal mereka di Batam dengan nilai total mencapai 208.566.500 dolar AS atau naik 47,95 persen bila dibanding 2011 yang sebesar 103.081.403 dolar AS.(Antara)
Editor: Dedi
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
