
Pelamar Dua Formasi CPNS Anambas Nihil

Anambas (Antara Kepri) - Pelamar dua formasi lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau yaitu S2 Akuntansi dan Psikiatri, nihil.
Tidak ada pelamar sama sekali untuk kedua formasi tersebut. Tapi sesuai dengan rumusan yang didapat dari analisis jabatan dan beban kerja, kedua formasi tersebut memang sangat penting. Makanya kita masukan dalam formasi penerimaan CPNS, jelas Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Augus Raja Unggul kepada wartawan, Jumat .
Menurut Augus, kemungkinan besar pertimbangan utama tidak adanya peminat yang bersedia melamar untuk kedua formasi tersebut adalah karena minimnya materi yang ditawarkan.
Sementara di kota-kota besar orang dengan kapasitas S2 Akuntansi dan Psikiatri bisa mendapatkan banyak sumber materi, di Anambas dianggap belum bisa memenuhi materi yang dibutuhkan.
Kadang-kadang orang dengan kualifikasi khusus ini kan hitung-hitungannya berbeda.
Kalau di luar mungkin mereka bisa kerja dengan gaji sekian. Di luar kerja regular ada side job yang bisa menghasilkan tambahan yang lumayan. Sementara kalau kerja di Anambas tidak sampai angkanya. Ada kemungkinan hitung-hitungan itu yang jadi pertimbangan, jelas Augus.
Oleh karena itu, Pemkab Anambas akan menawarkan kesejahteraan yang cukup tinggi bagi yang mau mengabdi di Anambas sebgai PNS, terutama tenaga-tenaga dengan kualifikasi Khusus.
Kesra menjadi daya tarik andalan Pemkab Anambas untuk menarik perhatian sejumlah kalangan dengan kapasitas yang dibutuhkan untuk mau datang dan bekerja di Anambas.
Kita tawarkan Kesra yang cukup tinggi. Asal mereka mau tinggal, kerja dan fokus untuk membangun Anambasi. Kalau tidak begitu, orang mungkin mikir seribu kali untuk datang dan bekerja di sini,pungkas Augus. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
