
Buruh Batam Kembali Turun ke Jalan

Batam (Antara Kepri) - Ribuan buruh Kota Batam kembali turun ke jalan menuntut pemberlakuan BPJS, penghapusan "outsourcing", pemberlakuan undang-undang pekerja rumah tangga dan kenaikan upah, pada hari kedua mogok nasional, Jumat.
Dengan berjalan kaki dan menggunakan kendaraan bermotor, buruh mulai bergerak dari kawasan industri menuju kantor Wali Kota Batam di Batam Centre.
"Kami akan kembali menyuarakan hak-hak buruh yang belum dipenuhi," kata koordinator garda metal FSPMI Kota Batam, Suprapto yang bersama ribuan buruh lainnya bergerak dari kawasan industri Batamindo dan Kabil di Mukakuning.
Sementara itu, sejumlah kendaraan bak terbuka mengangkut buruh juga sudah tiba di halaman Pemkot Batam.
Petugas keamanan sudah bersiaga dan memagari kantor pemerintah dengan kawat berduri. Sejumlah persimpangan menuju Batam Centre juga dijaga ketat petugas kepolisian.
Sejumlah jalan mulai dari arah Batuaji menuju Batam Centre mengalami kemacetan karena buruh yang bergerak memenuhi ruas jalan.
Rizal, seorang buruh kawasan Kabil mengatakan pekerja sudah berkumpul dan siap bergerak menuju Batam Centre. Buruh, kata dia, menggunakan ratusan motor dan beberapa mobil.
Aksi kali ini merupakan, unjuk rasa kedua setelah pada Kamis (31/10) kemarin buruh juga turun ke jalan dan menggelar orasi di Simpang Kabil Batam Centre.(Antara)
Editor: Dedi
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
