
Disnaker Terbakar, Warga Telepon Walikota

Batam (Antara Kepri) - Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Batam yang berada di Jalan Raja haji, Sekupang, Kamis pagi terbakar namun petugas Pemadam Bahaya Kebakaran yang ditelpon warga tak kunjung muncul sehingga warga akhirnya menelepon Wali Kota Ahmad Dahlan agar dapat membantu padamkan api.
"Kami sudah hubungi PBK berkali-kali, tak diangkat. Pak Wali datang baru ada PBK," kata warga Sekupang, Saiful.
Warga melihat api mulai menjalar di Kantor PBK sekitar pukul 5.15 WIB, sesaat setalah mendengar bunyi petir menyambar. Sebagian warga langsung bertindak cepat mencoba memadamkan api. Sebagian lain berupaya menghubungi PBK.
Warga berinisiatif langsung menghubungi kepala daerah agar langsung mendapat perhatian, dan kebakaran ditangani.
Di tempat yang sama, Wali Kota Batam membenarkan pertama kali dihubungi warga yang memberi tahu adanya kebakaran di Kantor Dinas Tenaga Kerja.
"Setelah shalat subuh, saya dapat pesan singkat dari warga yang mengatakan ada kebakaran, saya balas SMS-nya. Apa betul ada kebakaran, warga langsung telepon saya memberi tahu sejelasnya," kata Wali Kota yang langsung melihat tempat kejadian.
Kemudian, Wali Kota langsung menghubungi PBK untuk bertindak cepat memadamkan api, agar tidak sampai meluas ke bangunan lain yang berada di sekitar. Wali Kota juga langsung menghubungi Kepala Disnaker, Kapolres dan pejabat berwenang lainnya.
"Saya berterimakasih kepada warga yang telah menghubungi saya. Warga bertindak cepat," kata dia.
Wali Kota enggan menanggapi komentar warga yang menyebutkan PBK lamban bekerja.
Mengenai kebakaran, Wali Kota memperkirakan api menghanguskan sekitar 40 persen dari fisik bangunan.
"Dari kasat mata saya, kebakaran menghanguskan sekitar 40 persen. Namun diperlukan penyelidikan lebih lanjut untuk menentukan," kata dia.
Saat berita ini diturunkan, api mulai bisa dikendalikan setelah lima mobil PBK menyiram air dari berbagai penjuru. Berdasarkan laporan, Wali Kota memastikan api tidak akan menyambar bangunan di sekitarnya. (Antara)
Editor: Evy R. Syamsir
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
