Logo Header Antaranews Kepri

Granit Natuna Pikat Investor

Rabu, 11 Desember 2013 19:19 WIB
Image Print

Natuna (Antara Kepri) - Potensi kekayaan tambang granit di Kabupaten Natuna menarik perhatian investor salah satunya PT Nusantara Batu Natuna yang ingin membuka lahan tambang granit seluas 100 hektare di Desa Sepempang, Bunguran Timur.

"Yang sudah menyatakan kesiapan untuk melakukan kegiatan pertambangan adalah PT Nusantara Batu Natuna. Perusahaan luar daerah Natuna yang bekedudukan di Ranai," ungkap Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Natuna, Ilham Kali di Ranai, Selasa.

Ilham menjelaskan perusahaan yang bergerak di pertambangan ini sudah mengajukan surat untuk diterbitkan Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) kepada Pemerintah Kabupaten Natuna.

"Mungkin dalam hal ini, Bupati sudah membentuk tim untuk mengkaji secara teknis dan
mempertimbangkan permohonan izin tersebut. Apakah tidak bertentangan dengan aturan-aturan dan undang-undang yang berlaku," ujar Ilham Kauli.

Selanjutnya kata Ilham, setelah di terbikan WIUP oleh pemerintah, maka perusahaan ini akan diberikan izin eksplorasi untuk mengakaji sejauh mana potensi tambang ini serta seberapa banyak yang bisa di hasilkan. Begitu juga disain rancangan dan bentuk tambang tersebut serta dampak yang ditimbulkan nanti.

"Apabila ini memang sudah 'clear' dan di setujui oleh Bupati, maka pemerintah Kabupaten Natuna akan memberikan Izin Usaha Pertambangan yang selanjutnya akan di sampaikan kepada Kementrian Energi Sumber Data Meneral melalui Direktur Jenderal Meneral dan Batubara," ungkapnya.

Ilham berharap, semoga dengan adanya investor yang mau menggali potensi tambang yang
ada wilayah Natuna, bisa mengangkat kesejahteraan warga serta bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga apa yang menjadi Visi dan Misi Natuna bisa terwujud.

"Semoga dengan adanya perusahaan yang ingin menginvestasikan modalnya di wilayah Natuna ini bisa meningkatkan PAD serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Sesuai dengan Visi dan Misi Natuna yang sejahtera, merata dan seimbang," katanya. (Antara)


Editor: Evy R. Syamsir



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026