
Peserta BPJS di Karimun 45 Ribu Orang

Karimun (Antara Kepri) - Peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau tercatat sebanyak 45.000 orang, kata Kepala BPJS Cabang Karimun Fachrurozi.
"Peserta BPJS sebanyak itu sebelumnya merupakan peserta Jamkesmas yang datanya bersumber dari Badan Pusat Statistik," katanya di Tanjung Balai Karimun, Selasa.
Menurut Fachrurozi, iuran peserta BPJS yang sebelumnya peserta Jamkesmas ditanggung oleh pemerintah sebagai salah satu upaya memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang kurang mampu.
"Data kepesertaan BPJS yang iurannya ditanggung pemerintah akan terus diperbaharui," katanya.
Selain itu, kata dia, kepesertaan BPJS juga terbuka untuk seluruh masyarakat yang bisa mendaftar sebaga peserta BPJS Kesehatan Mandiri.
"Iuran BPJS Kesehatan Mandiri dibayar tanggal 10 setiap bulan. Besar iurannya tergantung indikasi medis. Mereka mendapatkan pelayanan kesehatan umum, termasuk juga penyakit jantung dan transfusi darah yang biayanya juga ditanggung melalui BPJS Kesehatan," tuturnya.
Mengenai kesiapan pelayanan BPJS, ia mengatakan terkendala sarana transportasi laut berupa kapal ambulans.
"Kondisi geogragis Karimun yang terdiri dari kepulauan berbeda dengan wilayah daratan. Jika di daratan cukup dengan mobil ambulans, maka di Karimun juga membutuhkan ambulans air. Harga ambulans air sangat mahal namun akan kita upayakan pengadaannya sehingga pasien dari pulau-pulau mendapatkan sarana transportasi yang cepat ketika hendak berobat ke RSUD," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Karimun Sensissiana mengakui kondisi Karimun yang terdiri dari pulau-pulau menjadi kendala dalam melayani peserta BPJS di pulau-pulau.
Selain dihadapkan pada keterbatasan petugas, kata Sensissiana, pelayanan BPJS Kesehatan juga dihadapkan pada belum tersedia ambulans air sebagai sarana transportais bagi peserta BPJS di pulau-pulau.
"Tenaga BPJS memang masih terbatas mengingat program BPJS baru saja diluncurkan pada 1 Januari 2014. Ini akan kita sempurnakan secara bertahap, termasuk juga pengadaan ambulans air agar warga di pulau-pulau dapat terlayani dengan maksimal," kata dia.
Sensissiana juga mengharapkan, peserta BPJS terus bertambah karena tujuan program itu adalah untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh rakyat Indonesia sesuai amanat Undang-undang No 40/2002 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional dan UU No24/2011 tentang BPJS.
Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Karimun Jamaluddin dalam rapat pembahasan BPJS di Gedung DPRD, Senin (20/1) mengharapkan pelayanan BPJS menjangkau secara luas kepada masyarakat di daerah pesisir atau hinterland.
Ia berharap seluruh masyarakat kurang mampu, baik yang terdaftar dalam kepesertaan Jamkesmas maupun Jamkesda terakomodasi sebagai peserta BPJS.
"Kami berharap pelayanan BPJS dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi segenap masyarakat, tidak terkecuali bagi kalangan ekonomi menengah ke bawah," katanya.(Antara)
Editor: Dedi
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
