Logo Header Antaranews Kepri

Polisi Karimun Kawal Pembongkaran Surat Suara Pemilu

Jumat, 21 Februari 2014 22:20 WIB
Image Print

Karimun (Antara Kepri) - Kepolisian Resor Karimun, Provinsi Kepulauan Riau mengerahkan sepuluh anggotanya untuk mengawal pembongkaran surat suara pemilu dari kapal pengangkut menuju gudang logistik KPU di Tanjung Balai Karimun, Jumat.

"Lima polisi kami tugaskan melakukan pengamanan di kapal yang sandar di pelabuhan, lima polisi lainnya melakukan pengawalan di gudang logistik KPU," kata Kanit Politik Satuan Intelkam Polres Karimun Ipda Suprapto ditemui di gudang KPU Karimun.

Suprapto mengatakan, beberapa dari polisi yang ditugaskan itu berpakaian dinas dan beberapa di antaranya berpakaian preman.

"Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup untuk memastikan seluruh logistik tiba di gudang," katanya.

Ia menambahkan pengamanan gudang KPU Karimun dilakukan terus menerus mengingat sudah berisi surat suara yang akan digunakan pada pemungutan suara di tempat-tempat pemungutan suara pada 9 April 2014.

Pada kesempatan sama, Ketua KPU Bambang Hermanto mengatakan, pengamanan dari kepolisian sesuai dengan peraturan perundang-undangan bahwa surat suara harus terjamin keamanannya karena termasuk dokumen negara.

"Hari ini, logistik yang sudah masuk adalah surat suara. Pengawalan dari polisi mulai diberlakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," ucapnya.

Mengenai jumlah surat suara yang dibongkar itu, Bambang mengatakan belum mengetahui karena akan dihitung lebih dahulu.

"Nanti kita hitung dan sortir untuk mengetahui apakah jumlahnya cukup dan tidak ada yang rusak," kata dia.

Pantauan, sejumlah truk bolak-balik mengangkut kotak-kotak berisi surat suara dari kapal yang sandar di pelabuhan bongkar muat menuju gudang yang terletak di Jalan Pertambangan, Tanjung Balai Karimun.

Selain disaksikan beberapa komisioner dan staf KPU Karimun, pengangkutan surat suara itu juga disaksikan Panwaslu.

Ketua Panwaslu Karimun Tiuridah Silitonga mengharapkan pemindahan logistik berjalan lancar dengan diawasi kepolisian.

"Pengamatan kami berjalan lancar. Hanya saja, semua kotak berisi surat suara labelnya salah tulis, yaitu surat suara untuk Provinsi Sumatera Barat dan Riau. Namun setelah dicek, isinya adalah surat suara untuk Karimun," katanya.

Ia meminta KPU segera mengecek seluruh kotak surat suara yang labelnya salah tulis.

"Kami minta secepat mungkin dicek semua agar dapat ditukar jika isinya bukan surat suara untuk Karimun," katanya. (Antara)

Editor: Evy R Syamsir



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026