
Realisasi PBB Batam Lebihi Target

Batam (Antara Kepri) - Realisasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Kota Batam pada 2013 sebanyak Rp78 miliar, melebihi target yang diberikan pemerintah senilai Rp65 miliar, kata Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Batam Jeffriden di Batam, Kamis.
"Terima kasih untuk wajib pajak, tahun 2013 Pemkot menetapkan target Rp65 miliar. Berkat kerja sama realisasi PBB hingga Desember Rp78 miliar," kata Jeffriden dalam acara Bulan Panutan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Kota Batam tahun 2014 dan Penyampaian SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2013.
Sejak pengelolaan PBB dialihkan dari pemerintah pusat ke daerah realisasi penerimaan PBB terus meningkat, kata dia. Dan itu menandakan pengalihan merupakan langkah yang tepat dalam upaya meningkatkan pendapatan negara.
"Itu pertanda peralihan PBB ke daerah merupakan langkah tepat dalam meningkatkan PAD di Batam," kata dia.
Dispenda Batam akan melakukan pemutakhiran data wajib pajak pada 2014, karena sampai saat ini data yang digunakan masih yang lama, milik Ditjend Pajak.
Di tempat sama, Kepala Kantor Pajak Pratama Batam, Yudi Asmara mengatakan meskipun secara rupiah nilai realisasi pembayaran pajak pada 2013 melebihi yang ditargetkan, namun jumlah wajib pajak yang taat berkurang.
Ia mengapresiasi kinerja Dispenda Batam yang mampu menggenjot PBB hingga realisasinya terus meningkat dibanding saat PBB dikelola Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.
Saat masih dibawah Ditjend Pajak, PBB di Batam hanya Rp60 miliar, sedangkan kini, setelah dua tahun dikelola Pemkot, realisasinya sudah mencapai Rp78 miliar.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam, Rudi meminta warga taat pajak, karena dana yang disetor akan digunakan untuk membangun daerah.
"Marilah bayar pajak. Kalau tidak ada pajak, tak ada dana untuk membangun," kata dia. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
