Logo Header Antaranews Kepri

Kabut Asap Belum Ganggu Pelayaran

Kamis, 13 Maret 2014 22:59 WIB
Image Print
Kebakaran hutan tangkapan air di Batam (antarakepri.com/Joko Sulistyo)

Batam (Antara Kepri) - Syahbandar Pelabuhan Domestik Sekupang Kota Batam menyatakan kabut asap akibat kebakaran hutan belum mengganggu pelayaran dari Batam ke beberapa wilayah Provinsi Kepri dan Sumatera daratan.

"Hingga saat ini pelayaran dari Batam masih normal. Namun untuk yang berlayar pagi hari dari Dumai, Riau ke Batam sedikit mengalami hambatan karena kabut asap daerah asal jauh lebih tebal," kata Syahbandar Pelabuhan Domestik Sekupang, Yofan Siahaan di Batam, Kamis.

Pelabuhan Domestik Sekupang ialah pelabuhan domestik utama Kota Batam yang menghubungkan beberapa wilayah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, Dumai, Selat Panjang, Buton, Provinsi Riau dan Kuala Tungkal, Provinsi Jambi.

"Kami terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam untuk mengetahui perkembangan cuaca di laut," kata dia.

Berdasarkan laporan dari BMKG Hang Nadim, kata dia, jarak pandang di laut masih aman. Sehingga belum terjadi penundaan atau pembatalan pelayaran.

Untuk kawasaan perairan Batam, kata dia, asap cukup tebal akibat kebakaran hutan hanya terjadi di kawasan Marina. Asap tersebut berasal dari kebakaran hutan kawasan Sekupang yang sudah terjadi sekitar dua pekan terakhir.

"Pelayaran dengan perahu-perahu motor kecil antar pulau seperti Belakangpadang ke Batam atau sebaliknya juga masih normal," kata Yofan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam menyatakan, kebakaran hutan di Batam yang terjadi sejak beberapa pekan terakhir bersifat lokal.

"Gangguan asap dan jarak pandang terjadi pada radius 7-8 kilometer dari titik kebakaran," kata Kepala BMKG Hang Nadim Batam, Phillip Mustamu di Batam, Kamis.

Ia mengatakan, secara keseluruhan kondisi jarak pandang Batam masih normal meski jika pagi tampak diselimuti asap relatif tebal dan semakin berkurang saat siang hari.

"Arah angin juga bertiup dari Utara menuju Barat Laut sehingga asap kebakaran di Sumatera daratan tidak berhembus ke Batam," kata dia.

Kondisi secara umum di Kota Batam saat ini, masih aman bagi penerbangan, pelayaran dan transportasi darat karena jarak pandang masih normal. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026