Logo Header Antaranews Kepri

Tjahjo Kumolo Berkampanye di Karimun

Selasa, 25 Maret 2014 21:40 WIB
Image Print
Sekjen DPP PDIP Tjahjo Kumolo (tengah) didampingi Ketua DPD PDIP Provinsi Kepri Soerya Respationo dan caleg DPR dari Kepulauan Riau Dwi Ria Latifa saat memasuki arena kampanye, Lapangan Sepak Bola Teluk Air, Tanjung Balai Karimun, Selasa (25/3). (ant

Karimun (Antara Kepri) - Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo berkampenya dalam rapat akbar partai itu di Lapangan Sepak Bola Teluk Air, Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa.

Tjahjo Kumolo hadir bersama dua juru kampanye nasional yang juga Ketua DPP PDIP Maruarar Sirait dan Nusyirwan.

Dalam orasinya, Tjahjo Kumolo mengajak seluruh kader dan simpatisan PDIP bersama-sama memperjuangkan aspirasi masyarakat untuk pembangunan dan kesejahteraan seluruh masyarakat Karimun.

Kepada para calon legislatif jika terpilih pada 9 April 2014, ia mengingatkan agar tetap berkomitmen mendengarkan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Caleg PDIP, kata dia, harus merakyat di tengah masyarakat sejalan dengan komitmen partai yang selalu dekat dengan masyarakat hingga lapisan paling bawah.

"Kalau terpilih, tapi tidak mau memperjuangkan aspirasi masyarakat, lalu diminta turun, sanggup?" ucap Tjahjo yang dijawab dengan "sanggup" oleh para caleg yang membaur kerumunan massa di depan panggung.

Menurut dia, tahun 2014 adalah tahun politik untuk menentukan partai politik mana dan siapa calon presiden yang diberikan amanah oleh masyarakat yang mempunyai hak pilih.

PDIP melalui Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, lanjut dia, setelah mempertimbangkan dan merenungkan aspirasi masyarakat memutuskan untuk menetapkan Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon presiden sebagai amanah dari partai.

"Maka dengan mengucapkan bismillahirrahim, Ibu Mega, dua hari menjelang kampanye akbar telah menandatangani surat yang beliau tulis, bahwa Jokowi adalah kader partai yang telah diuji sebagai Wali Kota Surakarta dan berhasil, lalu diuji memenangkan Pilkada DKI beliau berhasil dan 1,5 tahun menyiapkan pembangunan di Jakarta juga berhasil," tuturnya.

Ia juga mengatakan, Jokowi adalah figur merakyat dan jujur. "Insya Allah kalau diberikan amanat oleh masyarakat, sepanjang pemilunya tidak curang, Jokowi bersama PDIP akan tampil memimpin negeri ini," kata dia.

Di akhir orasinya ia mengatakan Megawati sengaja mengutus dirinya ke Karimun karena dinilai strategis yang berbatasan dengan beberapa negara.

"Kami diberi tugas oleh Ibu Mega harus datang ke Karimun, karena Karimun maupun Provinsi Kepri strategis berbatasan dengan negara-negara asing. Kekuatan pertahanan di kepri ini harus ditunjang kesiapan masyarakat dan seluruh aparat di sini," ucapnya seraya mengajak massa untuk sama-sama menjaga kedaulatan NKRI di perbatasan.

Sementara itu, Maruarar Sirait menyebutkan PDIP memiliki empat kehebatan. Pertama, berideologi Pancasila.

Kedua, memiliki akar rumput yang kuat dan didukung segenap masyarakat semuanya.

Ketiga, PDIP memiliki pemimpin yang punya pendirian yang teguh. "(Ibu Mega) pernah ditawari jadi menteri, tapi tetap konsisten bersama masyarakat," katanya.

Dan yang keempat, PDIP memiliki capres dan kader yang hebat dari tingkat kabupaten-kota hingga nasional.

"Pak Jokowi dekat dengan masyarakat dan bisa membawa masyarakat Indonesia hebat kedepannya. Tahun 2015, saya yakin Kepri akan dipimpin PDIP juga," ujar Ara.

Kampanye akbar PDIP dihadiri ribuan kader dan simpatisan itu turut dihadiri Ketua DPD PDIP Kepri Soerya Respationo dan sekretaris Lis Darmansyah, Ketua DPC PDIP Karimun Rasno, para caleg dan sejumlah fungsionaris PDIP lainnya.

Tidak seperti biasanya, Soerya yang akrab disapa bapak wong cilik tidak berorasi, melainkan hanya menyampaikan empat pantun yang salah satunya berisi ajakan mendukung Jokowi sebagai presiden.

Usai berpantun, Soerya bersama seluruh caleg kabupaten, provinsi maupun pusat serta pengurus dari tingkat DPD, DPC hingga ranting turun membaur dan berjoget dangdut bermassa massa yang berkerumun di depan panggung. (Antara)

Editor: Jo Seng Bie



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026