
PLN Natuna Hambat Pelayanan ke Masyarakat

Natuna (Antara Kepri)- Akibat seringnya pemadaman listrik yang terjadi di Natuna,
beberapa instansi di Kantor Pemerintahan Daerah (Pemda) Kabupaten Natuna,
menimbulkan kendala dalam setiap melakukan pekerjaan dan pelayanan bagi masyarakat.
Seperti yang dialami oleh Kantor Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana
(BPPKB), Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah (KPAD), Dinas Pertanian dan
Peternakan, Bakesbagpol, Dispar, Distanhut dan Dinas Peiknanan dan Kelautan yang
berada dilingkungan Komplek Gedung Natuna Gerbang Utara (NGU) Natuna.
Salah seorang pegawai Kantor Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana
(BPPKB)tidak mau disebutkan namanya mengatakan, bahwa kejadian mati lampu itu sudah
terjadi lama hampir setiap hari bahkan dalam satu hari bisa berkali-kali mati
lampu.
"Kalau sudah mati lampu semua pekerjaan jadi terkendala, apalagi lokasi kantor yang
begitu gelap," ujarnya saat ditemui, Senin.
Ia mengatakan lagi, kalau sudah begitu, peralatan pendukung kantor juga berpotensi
pada cepat rusak, seperti komputer, AC, bola lampu, serta alat elektronik lainnya.
"Kita khawatir nanti semua alat elektronik pendukung pekerjaan kantor mengalami
kerusakan. Karena lampu mati secara mendadak. Semenjak sering listrik mati, sudah
banyak fasilitas kantor yang rusak," tambahnya lagi.
Lebih lanjut Ia berharap, agar pihak terkait agar secepatnya bisa mengatasi hal ini,
karena dengan seringnya mati lampu pekerjaan dan juga layanan untuk masyarakat
terjadi terkendala.
"Kami berharap mati lampu ini bisa teratasi oleh pihak terkait, karena benar-benar
mengganggu dalam lancarnya pelayanan bagi masyarakat," sebutnya.
Hal senada juga di keluhkan oleh salah seorang pegawai KPAD Natuna, Ziko Bonar
Simamora. Menurutnya, akibat sering mati lampu, jumlah yang membaca buku di
Perpustkaan juga berkurang.
"Di Pepustakaan ini juga kena imbasnya. Pengunjung banyak yang enggan untuk datang,
kalau mati lampu, selain ruangan baca gelap, panas, juga pengab. Jadi kalau mati
lampu, kami banyak istirahat, bahkan tak ada yang bisa dikerjakan," imbuhnya.
(Antara)
Editor : Evy R. Syamsir
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
