
Mahasiswa UGM KKN di Anambas

Anambas (Antara Kepri) - Asisten III Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas, Augus Raja Unggul mengatakan, sedikitnya sebanyak 50 mahasiswa Universitas Gajah Mada di Yogyakarta melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) disejumlah desa yang ada diwilayah Kepulauan Anambas.
Sebelumnya Augus yang telah memberikan kata sambutannya sempat menanyakan kepada sejumlah mahasiswa mengenai perjalanan mereka hingga sampai di kabupaten terluar ini.
"Datang kesini gunakan kapal ya ? Bagaimana perjalanan dilautnya ? Memang pas musimnya sekarang ini. Orang banyak menyebut musim selatan," ujarnya.
Pertanyaan yang dilontarkan oleh Asisten III itu langsung disambut serentak oleh para mahasiswa, Mereka mengaku selama perjalanan dilaut hingga sampai ke Anambas, tidak jarang dari mahasiwa-mahasiswa ini banyak yang mengalami mabuk laut akibat kencangnya gelombang.
Setelah tiba di Anambas beberapa mahasiswa tampak bersemangat, dengan mempresentasikan sejumlah program yang telah dibuat oleh kelompoknya. Pemaparan yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) asal Kendari dengan dibantu salah seorang rekannya ini, ditanggapi serius oleh sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas yang hadir.
"Ada beberapa hal yang menjadi fokus kami, selain panel surya, sektor kesehatan, pendidikan dan kebudayaan menjadi salah satu hal penting didalam kelompok kami nantinya. Untuk program panel surya, didasari bahwa fakta dilapangan kurang tersedianya listrik dibeberapa desa. Sementara pihak pemerintah setempat masih berupaya untuk merealisasikan hal itu. Untuk penerapan ini, kami juga bekerjasama dengan pihak Conoco Phillips," terang Reza yang tergabung sebagai mahasiswa.
Pemaparan yang dilakukan oleh kelompok Reza yang mewakili kelompoknya yang terdiri dari berbagai program studi untuk melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) didesa Mubur dan Piasan, Kecamatan Palmatak Kabupaten Anambas. rencanaya mereka selama dua bulan di sini dan mereka akan melaksanakan program itu didesa tersebut bersama dengan 25 orang mahasiswa lainnya.
Selain dibeberapa desa yang terdapat di Kecamatan Palmatak, kelompok lainnya dari mahasiswa ini nantinya akan bertugas disejumlah desa di Pulau Jemaja seperti di Desa Mampuk, Rewak serta Desa Landak. Kepada mahasiwa ini pun, Augus juga berpesan agar mereka dapat menyesuaikan diri dengan masyarakat dilingkungan tempat mereka bertugas selama pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini.
"Jangan berharap masyarakat yang menyesuaikan diri dengan kita. Kita yang harus mempelajari karakter mereka," ujar Augus kembali.
Di bagian lain, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas Said M. Damrie yang memberikan tanggapan kepada mahasiswa ini menekankan kepada para mahasiswa untuk selalu menjaga kesehatannya. Ia pun sempat menyebut khususnya kepada mahasiswa dibidang ahli gizi
serta dokter umum untuk tidak sampai kaget dengan tanggapan masyarakat dengan bidang
kesehatan yang mereka sampaikan nanti.
"Jangan kaget masyarakat nanti acuh dalam bidang kesehatan. Karena, masyarakat boleh dibilang sangat dimanjakan dengan bidang kesehatan ini. Kepada mahasiwa yang melaksanakan KKN ini juga tolong untuk menjaga kesehatannya. Mengingat lama waktu selama dua bulan. Walaubagaimana pun kita sebagai tuan rumah juga harus bertanggung jawab, khususnya dibidang kesehatan," kata Kadinkes Anambas ini.
Terakhir, ia pun menyebut kepada mahasiswa ini khususnya mahasiswa yang mengambil prodi yang berhubungan dengan bidang kesehatan untuk memperkuat kedokteran komunitasnya serta kegiatan preventif. Meski disejumlah desa diakuinya telah memiliki perawat dan bidan, namun mahasiswa ini tidak perlu ragu untuk bekerjasama dalam merealisasikan sejumlah program mereka yang berkenaan dengan program kesehatan dengan para tenaga kesehatan yang ada didesa tempat mereka melaksanakan KKN ini. (Antara)
Editor: Evy R. Syamsir
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
