
Warga Anambas Mempertanyakan Kapal Tambahan

Anambas (Antara Kepri)- Armada yang dikerahkan untuk melayani para penumpang yang hendak pulang ke kampung halaman pada lebaran Idul Fitri 1435 H diharapkan dapat memenuhi permintaan masyarakat di Kepulauan Anambas, namun mengecewakan masyarakat.
Zahra, seorang warga Tarempa harus kecewa karena tidak bisa berangkat menggunakan kapal feri cepat untuk bisa sampai ke Tanjungpinang. Padahal dia sejak subuh telah berada di pelabuhan.
"Jam 05:30 Wib saya sudah datang, habis bagaimana lah, mau beli tiket, katanya sudah full dipesan jauh-jauh hari. Terpaksa lah jadinya," ujarnya.
Ia pun juga mempertanyakan adanya feri tambahan seperti yang dibacanya di media massa, khususnya untuk melayani menuju rute pelayaran Tanjungpinang-Anambas.
"Kemarin kan katanya seperti itu. Sampai sekarang kok belum jelas. Pesawat katanya juga gitu. Sampai sekarang belum terealisasi," tanyanya kembali.
Sebelumnya, Muramis Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri mengatakan, terdapat dua kapal yang disiapkan setiap harinya untuk melayani rute pelayaran Tanjungpinang ke Anambas.
Pihaknya juga menerapkan sistem kapal penuh langsung diberangkatkan diharapkan dapat mengantisipasi lonjakan penumpang. "Rencananya demikian. Kalau masih penuh maka operator kapal masih menyediakan 1 kapal cadangan dan bisa dipakai juga. Dari Tanjungpinang ke Anambas, kapal juga diberangkatkan subuh sehingga bisa sampai diTarempa sebelum waktu berbuka puasa," Kata Kepala Dishub Kepri seperti dilansir olah beberapa media di Kepri.
Hal ini pun juga mendapat tanggapan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Anambas, Maskur melalui Plt. Kepala Seksi Keselamatan Pelayaran Adi Wahyudi yang mengatakan, satu kapal cadangan telah dipersiapkan oleh pihak operator kapal feri untuk antisipasi melonjaknya permintaan penumpang akan moda transportasi laut ini.
"Ada satu kapal yang dijadwalkan akan dikeluarkan untuk antisipasi melonjaknya permintaan penumpang. Kemungkinan H-2 kapal cadangan ini dikeluarkan, bila tidak berubah, sementara kapal MV. Trans Nusa yang akan dikeluarkan untuk melayani rute pelayaran ini," ujarnya.
Kapal berkapasitas hingga 200 seat ini diharapkan dapat membantu memenuhi permintaan penumpang akan moda transportasi laut yang terbilang cukup cepat ini. Saat ini terdapat dua kapal feri yang biasa beroperasi melayani rute pelayaran Tanjungpinang-Letung-Tarempa.
"Bila nanti dikeluarkan. Kita harap, ini dapat membantu lah. Saat ini, selain kapal feri terdapat kapal laut lainnya yang melayani rute pelayaran ke Anambas, beberapa kapal tersebut diantaranya Kapal Ceria 8, serta Sabuk Nusantara," katanya beberapa waktu lalu. (Antara)
Editor: Evy R. Syamsir
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
