Logo Header Antaranews Kepri

Pertumbuhan Ekonomi Kepri Capai 6,33 Persen

Rabu, 3 September 2014 19:13 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepulauan Riau pada triwulan II tahun 2014 mencapai 6,33 persen (yoy), lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi nasional di periode yang sama 5,12 persen (yoy).

Kepala Kantor Bank Indonesia Kepri Gusti Raizal Eka Putra di Batam, Rabu, mengatakan pertumbuhan ekonomi ditopang oleh penguatan konsumsi rumah tangga, investasi dan perbaikan kinerja ekspor.

"Penguatan konsumsi rumah tangga dipengaruhi penyelenggaraan beberapa kegiatan nasional yang diselenggarakan di Batam, seperti MTQ, PPKI, Latihan Komodo dan lainnya," kata Gusti.

Penguatan konsumsi terkonfirmasi dari hasil survei konsumen yang menunjukan peningkatan indeks keyakinan konsumen (IKK), indeks ekonomi saat ini (IKE) serta indeks ekspektasi konsumen (IEK).

Dalam data BI, IKK, IKE dan IEK meningkat dari masing-masing 106,6; 98,81 dan 114,4 menjadi 121,26; 115,23 dan 127,66.

Selain itu, peningkatan investasi tercermin dari bertambahnya impor barang modal yang menguat signifikan dari negatif 7,79 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya menjadi 15,98 persen (yoy).

"Kondisi sosial politik yang tetap kondusif usai pemilihan umum juga menjadi satu faktor pendorong pertumbuhan investasi setelah tertahan pada triwulan sebelumnya," kata dia.

Sementara perbaikan kinerja ekspor ditopang oleh peningkatan ekspor pada komoditas produk dari besi dan baja dengan negara tujuan Australia.

Penguatan pertumbuhan ekonomi juga didorong peningkatan pada sektor perdagangan, hotel dan restoran serta industri pengolahan.

Peningkatan di sektor perdagangan, hotel dan restoran dipercaya juga merupakan imbas dari diselenggarakannya berbagai acara nasional di Batam, pada periode triwulan II.

Sedangkan penguatan industri pengolahan terkonfirmasi dari hasil survei kegiatan dunia usaha (SKDU) yang menunjukkan bertambahnya realisasi dengan saldo bersih 21,05, lebih tinggi dibanding triwulan I sebesar 3,55. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026