Logo Header Antaranews Kepri

KPJ Blusukan Bela Oda

Selasa, 2 Desember 2014 19:52 WIB
Image Print

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Bersempena Hari Aids sedunia pada (1/12) Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Tanjungpinang blusukan menyuarakan antistigma terhadap Orang Dengan Aids (Oda) di kawasan Kota Lama Tanjungpinang.

Seperti yang disampaikan Korlap KPJ, Iim, Gerakan Anti Stigma bahwa tidak seharusnya Oda dideskrimasi dan
dikucilkan dari masyarakat.

"Virus ini tidak menular seperti apa yang dibayangkan, untuk itu Oda tidak perlu di deskriminasi, " kata Iim.

Menyuarakan gerakan anti stigma yang disampaikan Iim dan kawan-kawan melalui lagu dengan judul 'Antistigma dan Deskriminasi' dilakukan dari
area pasar Kota Lama Tanjungpinang, km 6, serta ke lokasi km 15 dilanjutkan ke Anjung Cahaya dan Melayu Square.

KPJ berharap, upaya antistigma yang mereka lakukan bisa menghilangkan deskrinasi masyarakat terhadap Oda.

Sementara itu, Kepala Bagian Program KPA Kepri, Harmoni menyampaikan bahwa, jumlah penderita aids meningkatkan dari tahun sebelumnya.

"Peningkatan itu ada hanya tidak terlaku signifikan, untuk 2013 penderita aids di Kepri berjumlah 855, sementara Januari hingga Agustus 2014 sudah
ada 630 penderita aids di Kepri," papar Harmoni.

Virus yang menular dari hubungan sex tersebut menurutnya, jika diklasifikasi berdasarkan wilayah, Batam masih berada di puncak penderita
aids terbanyak diikuti dengan persaingan antara Karimun atau Tanjungpinang pada posisi kedua.

"Untuk semua usia bahkan bayi usia 18 bulan. Hanya saja, dominannya diderita Oda pada usia produktif dari 25-49 tahun," ucapnya.

Di akhir wawancara, Ia berpesan agar masyarakat tidak menjadikan para Oda sebagai stigma dan mendiskriminasinya.

"Juga carilah informasi sebaik-baijnya dan sebenar-benarnya agar tidak terjadi deskriminasi dan stigma antara penderita dan masyarakat, " ucapnya. (Antara)

Editor: Evy R. Syamsir



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026