Logo Header Antaranews Kepri

Roro ASDP Hantam Jembatan Dompak

Kamis, 4 Desember 2014 19:39 WIB
Image Print
Tiang jembatan Dompak, Tanjungpinang rusak dihantam kapal roro KMP Lome dari Tanjung Balai Karimun, Kamis (4/12). (antarakepri.com/Saud)

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Terdapat dua tiang di jembatan dua Dompak rusak akibat hantaman roro ASDP, KMP Lome yang datang dari Tanjung Balai Karimun sekitar pukul 07:00 WIB Kamis .

Informasi yang disampaikan Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kepri, Mangara Simarmata bahwa dari kejadian tersebut, 1 di antara 2 tiang yang positif rusak mengalami pergeseran.

" Bracing atau kuda-kuda rangka juga mengalami kerusakan," ucapnya.

Survei melihat kerusakan atas kejadian yang di pimpin Kepala Dinas PU Kepri, Heru Sukmoro mengatakan, sementara ini pihaknya akan melakukan pembicaraan lanjut bersama pihak konsultan serta DPRD Kepri terkait.

"Berdasarkan saran dari Setda Kepri, perbaikan jembatan 2 menggunakan dana bencana yang dimiliki pemerintah provinsi, " ucap Heru.

Meskipun masih belum bisa segera ditindaklanjuti serta akan melakukan kajian lanjutan, Heru meminta kepada Satpol PP Kepri yang berada di jembatan tersebut untuk melakukan pengawasan terhadap kendaraan berat dengan membatasi jumlag muatan angkutan agar kondisi kerusakan jembatan tidak semakin parah.

"Berapa kerusakannya masih belum bisa kita prediksi, namun dari pondasi 1.000 tiang yang kita lihat, hanya 2 tiang jembatan mengalami kerusakan, " ucapnya.

Tapi untuk saat ini sambungnya, kondisi jembatan masih bida dilewati kendaraan.

Terkait pergeseran jalan jembatan, hingga saat ini masih belum dilakukan pengukuran lebih lanjut.

"Kerusakan belum bisa kita prediksi, kemungkinan besok kita ada tim ahli, kebetulan ada konsultan juga dari Lapi untuk lebih fokus terhadap jembatan, " katanya.

Sementara itu, atas kerusakan kerusakan yang dibuat KMP Lome GT 523 No 1257 2011, Heru juga melibatkan ASDP untuk membahas perbaikan jembatan yang diperkirakannya sebab dari kondisi angin. (Antara)

Editor: Evy R. Syamsir



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026