
Wagub Kepri minta tambah kapal Batam-Kuala Tungkal jelang Lebaran

Batam (ANTARA) - Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura meminta adanya penambahan armada kapal untuk rute Telaga Punggur, Batam-Kuala Tungkal, Jambi, dalam rangka mengantisipasi lonjakan penumpang pada arus mudik Lebaran 2026.
Hal tersebut disampaikannya usai melakukan pengecekan dan simulasi kesiapan angkutan Lebaran di Pelabuhan Domestik Telaga Punggur, Batam.
“Tadi saya sudah tanya kepada pihak PT ASDP (Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan) Batam apakah ada penambahan armada untuk Angkutan Lebaran 2026. Dan saya juga minta ada penambahan ke Kuala Tungkal karena biasanya ada keterbatasan armada,” kata dia di Batam, Rabu.
Ia mengatakan bahwa saat momen peak season, sebaiknya ada penambahan unit kapal untuk melayani rute tersebut.
Menanggapi keluhan masyarakat terkait sulitnya memperoleh tiket, Nyanyang menjelaskan bahwa sistem penjualan kini telah berbasis daring sehingga masyarakat harus memesan lebih awal di kanal biro perjalanan atau perbankan pilihan.
“Sekarang sudah berbasis online. Jadi kalau ketinggalan langsung habis. Tetapi kan ke Tanjung Uban sekarang 24 jam. Kita fasilitasi 24 jam mulai H-5 sampai H+5, kapal sudah siap,” katanya.
Sebagai informasi rute Telaga Punggur - Tanjung Uban dan sebaliknya menjadi rute favorit mudik bagi masyarakat Kepri.
Baca juga: KPPG: SPPG Mekarsari ditutup karena ketidaklayakan sarana dan prasarana
Terkait prioritas angkutan, ia menegaskan bahwa penumpang tetap menjadi prioritas, meski distribusi sembako juga mendapat perhatian khusus mengingat karakteristik wilayah kepulauan.
“Selain muatan sembako memang ada pembatasan. Karena sembako untuk daerah kepulauan seperti Tanjungpinang, Lingga dan lainnya diprioritaskan. Tapi untuk muatan lain seperti bahan bangunan akan ditahan,” kata dia.
Sementara itu, General Manager ASDP Batam Reno Yulianto menyampaikan pihaknya telah menyiapkan pelabuhan dan armada untuk mendukung kelancaran angkutan Lebaran.
Mengakomodasi permintaan Wakil Gubernur itu, pihaknya telah menyiapkan kapal tambahan untuk rute Telaga Punggur-Kuala Tungkal.
“Untuk rute Telaga Punggur-Kuala Tungkal, saat ini terdapat dua kapal aktif dan satu kapal perbantuan. Kapal KMP Senangin telah menggantikan KMP Sembilang yang sebelumnya menjalani docking,” kata dia.
Ia juga mengonfirmasi bahwa operasional Telaga Punggur-Tanjung Uban, mulai H-5 sampai H+5 hari Lebaran, akan berjalan selama 24 jam.
“Total keseluruhan ada 14 kapal. Yang docking sudah selesai dan sedang persiapan kembali beroperasi. Insya Allah H-7 atau tanggal 10 Maret semua sudah siap,” kata Reno.
Ia juga mengatakan bahwa penjualan tiket daring untuk angkutan Lebaran dibuka mulai 10 Maret dan berlaku hingga H+7.
Berdasarkan data historis tahun lalu dan periode Natal dan Tahun Baru, lonjakan penumpang diprediksi terjadi pada H-3 dengan kenaikan sekitar 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kami memprediksi ada kenaikan jumlah penumpang sekitar 15 persen dari tahun 2025 untuk Angkutan Lebaran 2026 di Telaga Punggur,” kata dia.
Baca juga: Pemkot Batam salurkan bantuan hibah untuk 30 masjid saat Safari Ramadhan 1447 H
Pewarta : Amandine Nadja
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
