Logo Header Antaranews Kepri

BPJS Serahkan 20 Bus bagi Pekerja Batam

Selasa, 23 Desember 2014 17:36 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - BPJS Ketenagakerjaan bersama BNI, BRI, Mandiri, BTN dan Bukopin menyerahkan bantuan sebanyak 20 unit bus pada Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) senilai Rp14 miliar sebagai sarana transportasi bagi pekerja khususnya di Kawasan Industri Batam.

Penyerahan dilakukan oleh Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Elvyn G Masassya kepada Asisten II Setda Provinsi Kepri, Syamsul Bahrum mewakili Gubernur Muhammad Sani di Rusun Sewa BPJS Ketenagakerjaan Kabil, Kota Batam, Selasa.

"Penyerahan bus merupakan realisasi komitmen dan tanggung jawab BPJS Ketenagakerjaan bersama perbankan dalam memberikan manfaat bagi pekerja. Tujuannya mengurangi biaya transportasi dan meningkatkan kesejahteraan," kata Elvyn.

Ia mengatakan sebanyak delapan unit bus merupakan bantuan BPJS, BRI dan BNI masing-masing tiga unit, sementara Mandiri, BTN dan Bukopin masing-masing dua unit. Kapasitas masing-masing bus maksimal 27 tempat duduk.

Selain mengurangi beban operasional pekerja, kata dia, bantuan bus diharapkan memudahkan akses bagi pekerja menuju tempat kerja sehingga mampu meningkatkan etos kerja.

"Hal ini juga sebagai 'brand awarness' bagi BPJS Ketenagakerjaan, dikarenakan masyarakat hanya mengetahui bahwa selama ini BPJS hanya satu penyelenggaraan jaminan sosial. Padahal berdasarkan UU No 24 Tahun 2011 BPJS dibentuk menjadi dua lembaga penyelenggara, yaitu BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan," kata Elvyn.

Provinsi Kepri khususnya Kota Batam, kata dia, merupakan daerah strategis dan sangat potensial bagi investor untuk menanamkan modalnya dalam membangun industri.

Hal ini akan berdampak terhadap penyerapan tenaga kerja dalam jumlah banyak yang pada akhirnya diharapkan akan meningkatkan kesejahteraan pekerja di Provinsi Kepri.

"Setelah diserahkan pengelolaan bus tersebut akan menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk diserahkan pada pemerintah kota/kabupaten agar dapat dimanfaatkan oleh pekerja," kata dia.

Ia mengatakan bahwa saat ini di Kepri jumlah pekerja yang bekerja sebanyak 905.269 orang dan sebagian besar berada di Batam. Sementara yang bekerja dan terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sekitar 353.138 orang atau sekitar 39 persen dari total penduduk bekerja.

"Masih terdapat sekitar 61 persen lagi penduduk bekerja namun belum terdaftar di BPJS ketenagakerjaan. Maka diperlukan kesadaran pemberi kerja atau pekerja untuk menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan," kata Elvyn.

Elvyn mengatakan hingga saat ini BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan tiga program jaminan sosial, yakni Program Jaminan Hari Tua, Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Pensiun.

"Pada Juli 2015 kami akan meresmikan program keempat, yaitu Program Jaminan Pensiun," kata dia. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026